Eks Danjen Kopassus Minta Batalyon Infanteri Terus Berlatih untuk Tugas Operasi di Papua

Jakarta, IDM - Eks Danjen Kopassus yang sekarang menjabat Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Iwan Setiawan meminta prajurit batalyon infanteri untuk terus meningkatkan kemampuan serta profesionalisme dengan cara terus berlatih demi menyongsong tugas operasi di wilayah Papua.
Hal ini dikatakannya saat menerima kedatangan personel Satgas Yonif 645/Gardatama Yudha usai menjalankan tugas operasi pengamanan perbatasan Indonesia-Malaysia. Upacara penyambutan berlangsung di Lapangan Apel Mayonif 645/Gty, Kota Sambas, Rabu (7/6).
Baca Juga: KSAD Launching Sepeda Motor Ambulans dan Motor BATAKS untuk Babinsa
"Pelaksanaan tugas ini dijadikan pengalaman, keberhasilan harus dipertahankan dan ditingkatkan. Selain itu dilakukan evaluasi terhadap hal-hal yang masih dianggap kurang dalam rangka menghadapi tugas ke depan," kata Iwan seperti dikutip keterangan resminya Penerangan Kodam Tanjungpura, Kamis, (8/6).
Iwan mengaku sangat mengapresiasi kepada seluruh personel yang telah melaksanakan tugas dengan baik. Banyak capaian yang telah diraih Satgas Yonif 645/Gty mulai dari Muhandak, Narkoba, Ilegal Trading dan sebagainya.
Baca Juga: Gubernur Lemhannas Sebut Kajian Revisi UU TNI Masih Tahap Awal
"Kalian telah melaksanakan tugas pengamanan perbatasan RI-MLY selama 365 hari di wilayah Sektor Barat perbatasan Provinsi Kalimantan Barat. Jangan berhenti berlatih karena suatu wujud kesejahteraan bagi setiap prajurit, juga agar prajurit selalu siap dalam menghadapi tugas, sehingga dapat berhasil di medan tugas dan kembali dengan selamat berkumpul bersama keluarga," kata Iwan. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































