Dunia Hadapi Krisis Hibrida, KSAL Beberkan Taktik Jaga Sumber Daya Laut RI

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali memetakan ancaman nyata yang membayangi kekayaan maritim Indonesia akibat lonjakan ketegangan geopolitik global. Dunia saat ini menghadapi krisis multidomain yang mengombinasikan ancaman militer, nirmiliter, hingga perang hibrida atau taktik yang memadukan serangan fisik dengan operasi siber serta tekanan ekonomi.
Ancaman kompleks ini langsung menyasar kedaulatan sumber daya laut dan wilayah pesisir nasional. Sektor maritim sendiri menjadi fokus utama Presiden Prabowo Subianto dalam mengamankan aset strategis negara.
Merespons situasi tersebut, TNI AL menyiapkan konsep Maritime Multi-Domain Operation (operasi maritim lintas domain) untuk membentengi yurisdiksi laut Indonesia. Strategi pertempuran modern ini mengintegrasikan seluruh lini pertahanan maritim dalam menghadapi tantangan masa depan.
Baca Juga: Orruda 2026: TNI AL Kirim Kapal Perang ke Rusia Jajal Cara Jinakkan Drone Laut
"Potensi sumber daya alam Indonesia yang sangat kaya menjadi fokus utama Presiden Prabowo Subianto dalam mengamankan aset strategis negara. Oleh karena itu, kita harus memahami keterkaitan pengamanan sumber daya laut dan pesisir ini dengan tugas pokok TNI AL, serta menerapkan konsep Maritime Multi-Domain Operation," kata Ali saat memberikan pembekalan secara virtual kepada perwira siswa dikreg LV Sesko TNI, di Jakarta, Selasa (7/7).
Ali menegaskan, perubahan pola peperangan modern ini menuntut perubahan besar pada karakter kepemimpinan militer. Para perwira siswa wajib mengembangkan potensi diri serta memperluas wawasan ilmu pengetahuan agar mampu bertransformasi menjadi perwira multidomain yang tanggap krisis.
Benteng pertahanan aset strategis ini juga tidak bisa bertumpu pada kekuatan satu sektor semata. Ali meminta seluruh komponen bangsa meruntuhkan ego sektoral demi menghadapi ancaman hibrida global.
Baca Juga: Terima Baret Biru, 175 Prajurit TNI Siap Emban Misi Perdamaian di Kongo
"Kejayaan Indonesia ditentukan oleh kekuatan persatuan, kemauan berkolaborasi mengesampingkan kepentingan sektoral, dan jiwa kejuangan tanpa pamrih dari semua komponen bangsa," tegas Ali.
Penguatan kapasitas perwira dan penerapan taktik lintas domain ini menjadi langkah konkret TNI AL dalam menaikkan posisi tawar diplomasi maritim Indonesia, sekaligus memastikan kekayaan alam nasional aman dari eksploitasi asing.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































