Dukung Pemerintah, TNI AU Canangkan Program Pencegahan Stunting di Seluruh Jajaran Lanud

Jakarta, IDM - Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo mengungkapkan, TNI Angkatan Udara (TNI AU) selalu berupaya hadir di tengah masyarakat untuk membantu menyelesaikan permasalahan yang mereka hadapi, khususnya dalam bidang kesehatan.
Komitmen tersebut ditegaskan oleh Fadjar bersama Kepala BKKBN Pusat Hasto Wardoyo dan Gubernur NTT Victor Laiskodat saat mencanangkan program pencegahan stunting secara nasional tahun 2023 di jajaran TNI AU, dalam sebuah acara yang digelar di kompleks Kantor Gubernur NTT, Kupang, Senin (20/3).

“Kegiatan dalam rangkaian peringatan HUT ke-77 TNI AU ini juga untuk membantu program pemerintah dalam penurunan angka stunting pada anak sekaligus wujud kepedulian TNI AU,” ungkap KSAU.
Baca Juga: Latgabma Malindo Ditutup, Sukses Tingkatkan Kerja Sama Militer TNI-ATM
Untuk mewujudkan komitmen tersebut, KSAU menginstruksikan seluruh Komandan Satuan TNI AU di seluruh Indonesia, dan secara khusus kepada seluruh Komandan Lanud El Tari Kupang untuk membantu program nasional pencegahan stunting.
Fadjar memahami untuk membantu program pemerintah ini dibutuhkan kerja sama dan sinergisitas dengan sejumlah elemen masyarakat.
Dengan demikian, ia optimis jika target penurunan angka stunting sebesar 14% pada tahun 2024 yang dicanangkan oleh pemerintah dapat tercapai. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































