Dua Perwira TNI AU Perkuat Keterampilan EOD lewat IPU-APES 2025 di Guam

Jakarta, IDM – Mayor Tek Kurniawan Ardhianto dan Mayor Pas Kevin Piere Bonny merupakan dua perwira menengah (Pamen) TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang mengikuti latihan penanggulangan bahan peledak atau Explosive Ordnance Disposal (EOD).
Latihan tersebut merupakan bagian dari kegiatan Indo-Pacific Unity Allies and Partners Engineer Summit (IPU-APES) 2025 yang digelar di Guam, Amerika Serikat (AS) pada 22–26 September 2025.
Baca Juga: Komcad Kini Punya Pasukan Berkuda, Dilatih Pussenkav TNI AD
Selain meningkatkan keterampilan teknis, latihan yang berada di bawah koordinasi US Pacific Air Forces (US PACAF) ini juga ditujukan untuk memperkuat interoperabilitas serta kerja sama pertahanan antarnegara di kawasan Pasifik.

Selama mengikuti pelatihan, kedua perwira TNI AU itu berfokus mempelajari Rapid Explosive Hazard Mitigation (REHM) dalam misi airfield recovery.
Artinya, mereka mempelajari bagaimana membersihkan landasan pacu dan instalasi pangkalan udara dari ancaman bahan peledak secara cepat dan aman agar segera dapat digunakan kembali.
"Partisipasi TNI AU dalam IPU-APES 2025 mencerminkan komitmen untuk terus mengembangkan profesionalisme, meningkatkan kesiapsiagaan, serta memperkokoh kontribusi aktif dalam menjaga keamanan dan stabilitas di kawasan Indo-Pasifik," tulis Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya dikutip Rabu (1/10). (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































