HANKAM

Dua Lanud Panen Sayuran Dukung Program Ketahanan Pangan

Kompi Produksi Peleton Pertanian Lanud R. Suryadi Suryadarma
Kompi Produksi Peleton Pertanian Lanud R. Suryadi Suryadarma (Lanud Sdm) memanen kangkung di Lahan Ketahanan Pangan Lanud Sdm, Kalijati, Subang, Rabu (4/6). Panen raya itu dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Sdm Marsma TNI M.R.Y. Fahlefie. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Dua Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) melakukan panen sayuran untuk mendukung program ketahanan pangan Presiden Prabowo Subianto.

Kompi Produksi Peleton Pertanian Lanud R. Suryadi Suryadarma (Lanud Sdm) memanen kangkung di Lahan Ketahanan Pangan Lanud Sdm, Kalijati, Subang, Rabu (4/6). Panen raya itu dipimpin langsung oleh Komandan Lanud Sdm Marsma TNI M.R.Y. Fahlefie.

Tak hanya kangkung, lahan pertanian tersebut juga ditanami berbagai komoditas produktif seperti ketimun, kacang panjang, jagung manis, sawi, tomat, lengkuas, serta buah-buahan seperti nanas, pisang, jeruk, singkong, cabai, dan pepaya.

Baca Juga: Jelang Sertijab, Komandan Pasmar 1 Gelar General Inspection

Seluruh budidaya dikelola langsung oleh para prajurit Kompi Produksi yang telah dibekali pelatihan pertanian terpadu.

“Ini adalah wujud nyata dari semangat kebersamaan dan kerja keras seluruh personel Lanud Sdm dalam mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,” ujar Marsma Fahlefie dalam siaran pers Dinas Penerangan TNI AU (Dispenau), Sabtu (7/6).

Lanud Muljono
Lanud Muljono melakukan panen sayuran hidroponik di Lahan Ketahanan Pangan Lanud Muljono, Surabaya, Rabu (4/6). Panen dipimpin oleh Komandan Lanud Muljono Kolonel (Pnb) Ahmad Mulyono. (Foto: Dok. Dispenau)

Danlanud juga menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas personel dalam lima bidang utama, yakni pertanian, peternakan, perikanan, konstruksi, dan kesehatan.

Baca Juga: TNI Konfirmasi OPM Tembak Dua Sipil Pekerja Bangunan Gereja di Papua Pegunungan

Fahlefie menyatakan, panen raya ini menjadi bukti bahwa semangat gotong royong dan profesionalisme prajurit TNI AU tidak hanya terwujud di medan tugas, tetapi juga di lahan pertanian demi menjaga kedaulatan pangan bangsa.

Pada hari yang sama, Lanud Muljono melakukan panen sayuran hidroponik di Lahan Ketahanan Pangan Lanud Muljono, Surabaya. Panen dipimpin oleh Komandan Lanud Muljono Kolonel (Pnb) Ahmad Mulyono.

Jenis sayuran yang dipanen antara lain sawi, kangkung, dan pakcoy. Seluruh sayuran tersebut dibudidayakan dengan sistem hidroponik, yang memanfaatkan lahan terbatas.

Baca Juga: TNI Tak Hiraukan Teror OPM terhadap Pilot Pembawa Menhan dan Menkeu ke Nduga

“Melalui teknologi hidroponik, kami dapat memaksimalkan hasil pertanian meskipun dalam keterbatasan lahan. Ini menjadi bukti nyata kontribusi TNI AU dalam mendukung ketahanan pangan nasional,” kata Mulyono.

Program tersebut melibatkan peran aktif seluruh personel Lanud Muljono, mulai dari tahap perawatan hingga proses panen.

Selain menghasilkan produk pertanian yang berkualitas, kegiatan tersebut juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat sekitar mengenai pentingnya pemanfaatan teknologi dalam pertanian modern. (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.