HANKAM

Dua Komandan Lanudal Berganti, Danpuspenerbal : Jalankan Fungsi 5R dengan Baik

Puspenerbal
Komandan Puspenerbal Laksamana Muda Sisyani Jaffar memimpin serah terima jabatan Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Sabang dan Manado di Juanda, Sidoarjo, Jumat (15/3). (Foto: Dok. Pen Puspenerbal)

Jakarta, IDM - Komandan Pusat Penerbangan Angkatan Laut (Puspenerbal) Laksamana Muda Sisyani Jaffar memimpin serah terima jabatan Komandan Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Sabang dan Manado di Sidoarjo, Jumat (15/3).

Komandan Lanudal Sabang diserahkan dari Letkol Laut (P) Nasrulloh yang mendapat tugas baru sebagai Kasubdit Lat Ditops Puspenerbal kepada Mayor Laut (P) Ahmad Ervan yang sebelumnya sebagai Kasubdit Lat Ditops Puspenebal.

Sementara Komandan Lanudal Manado diserahkan dari Letkol Laut (P) Tatang Yanuar Ristanto yang sekarang bertugas sebagai Pabandya Nerbal BAN lV Dukops dan Doktrin Sopsal Mabesal kepada Letkol Laut (P) Candra Budiharjo yang sebelumnya menjabat Kasubdit Jianbang Ditrenbang Puspenerbal.

Baca Juga: Rakor Intelijen TNI 2024, Prajurit Diminta Tingkatkan Kemampuan Analisis

Dalam sambutannya, Sisyani menyampaikan agar kedua komandan baru tersebut menjalankan dan memberikan pelayanan terbaik sesuai fungsi Lanudal.

"Jalankan fungsi 5R (rebase, rapair, replenishment, rest dan recreation) bagi unsur-unsur udara dan krunpesawat udara yang beroperasi di wilayah perairan Sabang dan Manado," ujar Sisyani, dikutip dari keterangan Pen Puspenerbal, Sabtu (16/3).

Adapun, Lanudal Sabang merupakan pangkalan yang didirikan pada 1985 di wilayah Cot Bau Kota Sabang, Nangroe Aceh Darussalam yang posisinya sangat strategis dan padat dengan jalur pelayaran domistik maupun internasional.

Oleh karena itu, lanjut Sisyani, pesawat udara TNl AL yang berpatroli di perairan tersebut membutuhkan Pangkalan Aju yang mampu mendukung aspek administrasi dan dukungan logistik dengan baik dan profesional.

Baca Juga: Prajurit TNI Sediakan Ratusan Bungkus Nasi untuk Warga Terdampak Banjir di Bulan Puasa

Sedangkan Lanudal Manado, merupakan salah satu Lanudal yang berada di wilayah tengah Indonesia dengan tugas pokok menyelenggarakan dukungan administrasi dan logistik bagi unsur-unsur pesawat udara TNl AL yang beroperasi di wilayahnya.

Sebagai pengantar tugas, Sisyani juga memberikan beberapa penekanan, di antaranya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan, kerja sama yang baik antarsatuan jajaran yang dipimpin dan instansi non-TNl AL secara sinergis dan kooperatif.

"Terus berkarya, berinovasi demi kemajuan penerbangan TNl AL sesuai tupoksi dan tingkatkan kesejahteraan personel yang dipimpin baik secara moril maupun materiil," pungkasnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.