HANKAM

Ditemui USG PBB untuk Misi Perdamaian, Wamenhan Nyatakan Indonesia Komitmen Kirim Terus Pasukan “Peacekeeping”

Wamenhan RI Donny Ermawan Taufanto
Wamenhan RI Donny Ermawan Taufanto menerima kunjungan Under Secretary General PBB bidang Peace Operations, Jean-Pierre Lacroix. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Jakarta, IDM – Wakil Menteri Pertahanan RI Donny Ermawan Taufanto menyatakan bahwa Indonesia terus berkomitmen mengirim pasukan perdamaian atau peacekeeping di bawah bendera United Nations atau Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Komitmen itu disampaikan Wamenhan Donny saat menerima kunjungan Under Secretary General PBB bidang Peace Operations, Jean-Pierre Lacroix di Kantor Kementerian Pertahanan RI, Jakarta Pusat, Senin (25/5).

“(Wamenhan) menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam misi perdamaian dunia merupakan komitmen nasional yang kuat sesuai amanat konstitusi dan kebijakan pemerintah Indonesia,” ujar Kepala Biro Informasi Pertahanan Kemhan RI Brigadir Jenderal TNI Rico Ricardo Sirait kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), Selasa (26/5).

Baca Juga: Latihan Prajurit Intai Tempur XII Dibuka, Fokus Intelijen Tempur dan Teknologi Modern

Pertemuan itu turut membahas gugurnya empat prajurit TNI yang mengemban misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) setelah insiden 29-30 Maret 2026 di Lebanon Selatan.

“PBB juga menyampaikan penghormatan dan belasungkawa atas gugurnya empat peacekeeper Indonesia di UNIFIL serta mengapresiasi komitmen Indonesia yang tetap konsisten mendukung operasi perdamaian PBB di tengah berbagai tantangan global,” tutur Rico.

Donny yang mewakili Kemhan RI menyampaikan terima kasih atas dukungan PBB dalam proses investigasi dan pemulangan empat jenazah prajurit Indonesia.

Wamenhan RI Donny Ermawan Taufanto
Kepada Lacroix, Donny menekankan pentingnya dukungan PBB terhadap aspek keselamatan personel peacekeeper di lapangan. (Foto: Dok. Kemhan RI)

Selain itu, PBB turut memberikan apresiasi terhadap profesionalisme personel peacekeeper Indonesia yang dinilai memiliki kinerja sangat baik di berbagai misi, termasuk keterlibatan perwira senior Indonesia dalam misi MINUSCA di Republik Afrika Tengah.

PBB menyampaikan harapan agar Indonesia terus berperan aktif dalam berbagai misi pemeliharaan perdamaian PBB di berbagai wilayah, termasuk di Sudan dan Kongo.

PBB memandang Indonesia sebagai salah satu mitra penting dalam upaya menjaga perdamaian dan keamanan internasional.

Baca Juga: Air Staff Talks 2026, TNI AU dan RAAF Sepakat Perkuat Interoperabilitas dan Pengembangan SDM

Kepada Lacroix, Donny menekankan pentingnya dukungan PBB terhadap aspek keselamatan personel peacekeeper di lapangan, mengingat Indonesia telah mengirim pasukan rotasi pengganti yang akan bertugas hingga akhir 2026.

“Indonesia menilai keselamatan prajurit perdamaian menjadi perhatian serius karena setiap insiden tidak hanya berdampak pada operasi internasional, tetapi juga menjadi perhatian publik dan parlemen di dalam negeri,” kata Rico.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak turut membahas berbagai isu strategis terkait operasi pemeliharaan perdamaian PBB, termasuk perkembangan situasi keamanan global, tantangan yang dihadapi pasukan perdamaian, serta pentingnya penguatan kolaborasi internasional dalam menjaga stabilitas dan perdamaian dunia.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.