Dirut PT PAL Ungkap Pembangunan Kapal Selam Scorpene akan Dilakukan di Dalam Negeri

Jakarta, IDM – Terkait pembangunan kapal selam Scorpene Evolved, Direktur Utama PT PAL Indonesia, Kaharuddin Djenod, memastikan bahwa seratus persen akan dilakukan di dalam negeri.
Hal tersebut disampaikannya saat memberikan kuliah umum bertema “Kebangkitan Peradaban Maritim Indonesia” yang digelar di ITB, Bandung, Jawa Barat, Jumat (4/10).
Baca Juga: PT PAL Sebut Pembangunan Scorpene di Indonesia Akan Serap SDM Lokal
“Sepenuhnya dibangun secara lokal di PT PAL dengan menyerap SDM lokal dan meningkatkan penguasaan teknologi rancang bangun kapal selam nasional,” terang Kahar.
Seperti diketahui, pada 28 Maret 2024, PT PAL Indonesia bersama Naval Group menandatangani kontrak pembangunan 2 (dua) kapal selam Scorpène Evolved full Lithium Ion Battery (LiB) yang merupakan kapal selam pesanan Kementerian Pertahanan RI.
Baca Juga: HUT TNI ke-79, Diikuti 100 Ribu Prajurit dengan 22 Batalyon Melingkari Monas
Kaharuddin menyebut kapal selam baru tipe Scorpene Evolved akan memiliki daya tahan menyelam lebih panjang karena menggunakan teknologi baterai lithium-Ion.
"Kalau kapal selam konvensional selama ini menggunakan baterai lithium acid," terangnya.
"Saat ini status pembangunan kapal selam baru sudah memasuki proses desain, penguatan infrastruktur, dan perencanaan perlengkapan rantai pasok bahan baku," lanjutnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































