Dinas Psikologi TNI AU Soroti Isu LGBT dan Kesehatan Mental Prajurit Lewat Webinar Edukatif

Jakarta, IDM – Dalam rangka Hari Bakti ke-78 TNI AU dan HUT ke-74 Dispsiau, Dinas Psikologi TNI Angkatan Udara (Dispsiau) menggelar webinar bertema “LGBT: Perspektif Klinis dan Korelasinya pada Kesehatan Mental Prajurit,” Kamis (24/7).
Kegiatan yang diikuti 376 peserta dari berbagai satuan TNI AU ini dibuka oleh Kepala Dinas Psikologi TNI AU, Marsma TNI Zamzani.
Baca Juga: Kisah Prajurit Perbatasan, Koptu Wawan Supriyadi Menjaga Aset Negara, Mengedukasi Warga
Webinar bertujuan memperkuat pemahaman dan langkah preventif terhadap perilaku LGBT di lingkungan militer dengan pendekatan edukatif yang tetap berpijak pada nilai-nilai dasar keprajuritan.
Dua narasumber dihadirkan, yaitu psikolog seksualitas Zoya Amirin, yang menyoroti pentingnya pemahaman identitas diri secara positif, serta psikiater militer dr. Wahyudi, Sp.KJ(K), yang membahas isu LGBT dari sudut pandang kesehatan jiwa dan disiplin militer.
Baca Juga: KSAU Cek Kesiapan Pasukan TNI AU Jelang Upacara Tradisi Kehormatan Militer
Dispsiau menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari komitmennya menjaga ketahanan mental prajurit sekaligus memperkuat pembinaan personel di tengah dinamika sosial yang semakin kompleks.
Dengan pendekatan yang humanis dan profesional, webinar ini diharapkan dapat memperkaya wawasan para personel TNI AU agar lebih adaptif terhadap isu kontemporer tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur institusi. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































