Dilantik Jadi Wakil Panglima TNI, Jenderal TNI Tandyo Budi Dapat Pesan Khusus dari Prabowo

Jakarta, IDM – Jenderal TNI Tandyo Budi Revita mengaku mendapatkan pesan khusus dari Presiden RI Prabowo Subianto begitu dirinya dilantik menjadi Wakil Panglima TNI.
Diketahui, Prabowo memberikan pengarahan kepada para pimpinan TNI selepas upacara gelar pasukan operasional dan kehormatan militer di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus), Batujajar, Bandung, Minggu (10/8).
Baca Juga: Urgensi Kenaikan Pangkat Pimpinan Tiga Pasukan Khusus TNI
“Presiden mengatakan, saya menjadi Wakil Panglima TNI, tentunya banyak harapan untuk bisa membantu Panglima TNI, bisa memperkuat TNI secara operasional,” kata Tandyo Budi di Pusdiklatpassus.
Tandyo Budi mengaku mendapatkan penekanan khusus dari Presiden Prabowo. “Ada penekanan khusus untuk saya, bagaimana membantu Panglima, TNI selalu (harus) siap siaga secara institusional, kapan pun,” ujar Tandyo Budi.
Dalam upacara kehormatan militer, Tandyo Budi dilantik menjadi Wakil Panglima TNI. Jabatan Wakil Panglima TNI diisi kembali setelah 25 tahun kosong.
Baca Juga: Setelah Upacara Kehormatan Militer, Para Prajurit Salat dan Makan Bersama di Bawah Terik Batujajar
Dengan demikian, Tandyo yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala Staf TNI AD (Wakasad), akan naik pangkat dari letjen menjadi jenderal.
“Saya tentara, apa pun yang diberikan penugasan kepada saya, saya siap. Saya kira itu,” ucap Tandyo. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































