Didukung Menhan Prabowo, Jeka Seragih Ingin Berikan yang Terbaik untuk Indonesia

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan RI, Prabowo Subianto memberikan dukungan kepada Jeka Saragih, atlet MMA Indonesia yang segera berlaga di babak final pertandingan Road to UFC, Jumat (25/11).
Melalui unggahan instagram pribadinya, Menhan Prabowo membagikan momen kebersamaan dengan Jeka. Prabowo mengungkap kebanggaan seraya memberikan motivasi pada petarung asal Simalungun, Sumatera Utara tersebut.
"Bersama petarung muda kebanggaan Bangsa Indonesia Bung @jekasaragih yang lolos ke babak final dalam pertandingan “Road to UFC”. Selamat bertanding Bung Jeka Saragih, berikan yang terbaik untuk Bangsa Indonesia," kata Menhan Prabowo.
Dukungan tersebut diamini oleh Jeka. Ia berharap bisa membawa nama Indonesia harum di kancah dunia.
Baca: Dorong Anak Muda Jadi Pemimpin, Ini Pesan Menhan Prabowo
"Terima kasih atas dukungannya, Pak Prabowo. Semoga saya bisa selalu memberi yang terbaik untuk merah putih yang kita cintai ini," ungkap Jeka.
Jeka Saragih selangkah lagi menorehkan sejarah menjadi atlet MMA Indonesia pertama yang mendapatkan kontrak di UFC. Untuk mencapai hal tersebut, ia harus memenangkan laga final Road to UFC awal tahun depan. (un)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































