HANKAM

Dibantu Nelayan, Lanal Denpasar Terima Dua Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Pencarian KMP Tunu Pratama Jaya.
Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar yang tergabung dalam Operasi SAR Gabungan pencarian KMP Tunu Pratama Jaya, menerima dua jenazah korban yang ditemukan oleh nelayan di dua lokasi berbeda pada Rabu (9/7). (Foto: Dok. Koarmada II)

Jakarta, IDM – Pangkalan TNI AL (Lanal) Denpasar yang tergabung dalam Operasi SAR Gabungan pencarian KMP Tunu Pratama Jaya, menerima dua jenazah korban yang ditemukan oleh nelayan di dua lokasi berbeda pada Rabu (9/7).

Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali, mengatakan kedua jenazah saat ditemukan dalam posisi mengapung di tengah laut.

Kemudian, kata Ali, dua jenazah tersebut dievakuasi oleh para nelayan yang melintas di sekitar lokasi penemuan.

Baca Juga: Penjelasan TNI Soal Dua Pesawat Militer AS Mendarat di Labuan Bajo

“Korban pertama ditemukan di perairan Pantai Pebuahan Jembrana oleh seorang nelayan. Lokasi penemuan berada pada jarak 13,5 nautical mile (Nm) dari lokasi kejadian kecelakaan (LKK),” ungkap Ali dikutip dari Dispen Komando Armada II, Rabu (9/7).

Setelah ditemukan, Ali menyebut jenazah korban segera dibawa ke darat dan dilaporkan ke pihak berwenang untuk proses identifikasi.

Sementara itu, Ali mengemukakan korban kedua ditemukan di perairan Pantai Pengambengan Jembrana, juga oleh nelayan.

Baca Juga: TNI AL Kumpulkan 110 Prajurit Lanal se-Indonesia di Jakarta, Ada Apa?

Ali menuturkan lokasi penemuan korban kedua berjarak 15,8 Nm dari LKK. Setelah proses evakuasi, jenazah diserahkan ke unsur SAR Gabungan untuk penanganan lebih lanjut.

“Sampai saat ini, upaya pencarian korban KMP Tunu Pratama Jaya masih terus dilakukan oleh unsur SAR Gabungan, baik melalui patroli laut di permukaan maupun deteksi bawah laut (subsurface),” tutur Ali.

Ali menegaskan TNI AL bersama Basarnas dan seluruh stakeholder terkait terus bersinergi untuk memberikan hasil terbaik dalam misi kemanusiaan pencarian KMP Tunu Pratama Jaya. (Ykb)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.