Dari Sekolah Artileri hingga Bintara Infanteri, TNI AL Perbarui Fasilitas Pendidikan Militer di Jatim

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana Muhammad Ali meresmikan pembangunan dan pembaruan fasilitas pendidikan militer. Langkah ini diambil untuk memastikan para prajurit matra laut mendapatkan sarana belajar yang memadai.
Pusat peresmian infrastruktur ini berlangsung di markas Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Angkatan Laut (Kodiklatal), Surabaya, Jawa Timur, Sabtu (17/10).
Baca Juga: Kombinasi Berbagai Manuver, Helikopter TNI AD-AU Latihan Pendaratan di KRI Sriwijaya
Pembangunan fisik baru mencakup pendirian sejumlah gedung sekolah khusus matra laut. TNI AL mendirikan gedung Sekolah Artileri dan Sekolah Senjata Bawah Air di bawah jajaran Komando Pendidikan Operasi Laut (Kodikopsla), serta gedung Sekolah Tamtama Infanteri dan Markas Komando Sekolah Bintara Infanteri di Grati, Pasuruan.
Selain ruang kelas utama, proyek pembangunan juga merampungkan fasilitas pendukung harian siswa, meliputi barak tempat istirahat, ruang makan, gudang logistik, hingga fasilitas sanitasi yang memadai.

Pembaruan fasilitas turut menyasar bangunan lama melalui program renovasi menyeluruh. Perbaikan mencakup asrama Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal) Dewi Sartika, kantor Pokgadik Kodiklatal, laboratorium siswa di Pusdiktek Kodikdukum, hingga lapangan olahraga Garuda Sakti Dewaruci. Sarana penunjang kebugaran seperti kolam renang, lapangan tenis, lapangan voli, lapangan bulu tangkis, dan tenis meja ikut diperbarui untuk menunjang pembinaan fisik siswa.
Sejalan dengan pembaruan fasilitas tersebut, Ali mewajibkan seluruh jajarannya untuk memanfaatkan infrastruktur anyar ini secara maksimal dengan mengandalkan metode pembelajaran modern.
Baca Juga: Pesan Menhan Sjafrie untuk Yonif TP 876 Palatana: Jadi Motor Penggerak Pembangunan
"Manfaatkan seluruh gedung dan fasilitas ini secara optimal untuk meningkatkan kualitas proses belajar mengajar. Gunakan ruang kelas pintar untuk menghadirkan metode pembelajaran yang modern, berbasis simulasi dan digital," ujar Ali dalam keterangan resmi Dinas Penerangan Angkatan Laut, Sabtu (17/10).
Menutup rangkaian peresmian, Ali berpesan agar seluruh prajurit merawat bangunan dan sarana latihan tersebut secara berkala agar dapat bertahan lama dalam menopang regenerasi prajurit matra laut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































