HANKAM

Dapat Tugas Kawal Kedatangan Fregat FREMM, Laksma Bimoaji Resmi Lepas Jabatan Danguskamla III

Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan
Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan memimpin serah terima jabatan tiga jabatan komandan satuan di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (9/8). (Foto: Dok. Dispen Koarmada III)

Jakarta, IDM - Laksamana Pertama (P) Sumarji Bimoaji resmi melepas jabatan Komandan Gugus Keamanan Laut (Danguskamla) Koarmada III, pascadimutasi menjadi Staf Khusus Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL).

Dalam acara serah terima jabatan yang dipimpin Pangkoarmada III Laksamana Muda Hersan di Sorong, Papua Barat Daya, Jumat (9/8), Bimoaji menyerahkan tongkat Danguskamla Koarmada III kepada Kolonel Laut (P) Tomi Erizal.

Baca Juga: TNI Undang 50 Anggota Militer Negara Sahabat, Tukar Informasi

Selain itu, Hersan juga memimpin penyerahan jabatan Komandan Lantamal IX Ambon dari Brigjen (Mar) Said Latuconsina kepada Brigjen (Mar) Suwandi, dan Komandan Lantamal XI Merauke dari Laksamana Pertama Kunto Tjahjono kepada Kolonel Laut (E) Joko Andriyanto.

"Pergantian pejabat komandan satuan diharapkan dapat memberi warna baru dalam peningkatan manajemen organisasi di lingkungan Koarmada III untuk mampu menjawab tingginya dinamika penugasan dan tuntutan pekerjaan yang semakin kompleks," kata Hersan, dikutip dari keterangan Dispen Koarmada III, Sabtu (10/8).

Adapun mutasi jabatan Bimoaji menjadi Staf Khusus KSAL tertuang dalam Surat Keputusan Panglima TNI Nomor Kep/852/VII/2024 tentang Pemberhentian dari dan Pengangkatan dalam Jabatan di Lingkungan TNI tertanggal 24 Juli 2024.

Baca Juga: KSAD Sebut Pentingnya Pendidikan dan Berikan Kaporlap untuk Seluruh Personel Korem 033/WP

Dalam keterangan di surat mutasi, Bimoaji mendapat penugasan khusus yaitu sebagai Dansatgas Yekda A Frigate FREMM, di mana kapal ini merupakan pengadaan dari Kementerian Pertahanan, yakni Pattugliatore Polivalente d'Altura (PPA) atau Offshore Patrol Vessel (OPV).

Kapal dari galangan kapal Fincantieri, Italia yang dibeli sebanyak dua unit oleh Indonesia itu digadang-gadang dapat berfungsi sebagai fregat sejenis FREMM. Bimoaji ditugaskan untuk mengawal kedatangan kedua kapal tersebut dari Italia dan dijadwalkan tiba di Indonesia pada Oktober 2024 ini dan April 2025. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.