Dansatfib Koarmada II Pimpin Pergantian Jabatan Komandan KRI Teluk Cenderawasih-533

Jakarta, IDM – Komandan Satuan Kapal Amfibi (Dansatfib) Koarmada II Kolonel Laut (P) Ardhi Sunaryo memimpin serah terima jabatan Komandan KRI Teluk Cenderawasih-533 di Surabaya, Senin (22/4).
Jabatan komandan kapal perang jenis pendarat amfibi kelas Teluk Gilimanuk (Forsch) dari Jerman Timur, 1977 tersebut diserahkan dari Letkol Laut (P) Akhmad Effendy kepada Mayor Laut (P) Aan Harminanto.
Baca Juga: Fly Pass Pesawat Angkut hingga Tempur Semarakkan Peringatan HUT ke-78 TNI AU
Dalam sambutannya, Ardhi menyampaikan pergantian jabatan dalam suatu organisasi bersifst rutin dan akan berlangsung secara berlanjut dengan tujuan memberikan pengalaman, peningkatan pengetahuan serta kemampuan.

"Serah terima jabatan sebagai proses kematangan dalam jenjang karier pejabat yang bersangkutan dan untuk menjamin tetap terpeliharanya kesegaran maupun dinamika organisasi," jelas Ardhi dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II.
Baca Juga: Sebanyak 65 Prajurit Dislambair Koarmada II Jalani Latihan Khusus Selam
Ardhi juga mengatakan, serah terima jabatan ini diperlukan proses untuk dapat menjamin kesinambungan pembinaan selanjutnya.
"Hal ini, dikarenakan tuntutan tugas Satfib Koarmada II dalam mendukung kegiatan operasi dan latihan unsur-unsurnya dapat melaksanakan tugas dengan baik," ujarnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































