HANKAM

Danrem 161/WS Janji Perjuangkan Status Veteran Mantan Pejuang 1975

Danrem 161:Wira Sakti.
Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes bertatap muka dengan bekas para pejuang Timor-Timur. (Foto: Dok. Penkorem 161/Wira Sakti)

Jakarta, IDM – Komandan Korem (Danrem) 161/Wira Sakti, Brigjen TNI Joao Xavier Barreto Nunes berjanji akan memperjuangkan status para veteran pejuang Timor-Timur tahun 1975 untuk mendapatkan pengakuan sebagai Veteran Republik Indonesia.

Hal ini dikatakannya saat bertatap muka dengan bekas para pejuang Timor-Timur tersebut di Desa Tanah Merah, Kecamatan Kupang Tengah, Kabupaten Kupang beberapa waktu lalu.

Baca Juga: Kapal Perang TNI AL Awasi Korvet Rudal Singapura di Perairan Batam

Pada kesempatan tersebut Joao menyampaikan apresiasi mendalam atas semangat dan perjuangan para eks pejuang Timor-Timur yang turut membantu TNI pada operasi militer tahun 1975–1976.

"Mereka benar-benar berjuang bersama TNI dalam merebut dan mempertahankan Timor-Timur pada masa itu, mereka merupakan bagian dari sejarah penting bangsa. Inilah yang layak diperjuangkan untuk mendapatkan pengakuan sebagai Veteran Republik Indonesia,” kata Joao dikutip dari keterangan Penkorem 161/Wira Sakti, Senin (7/7).

Baca Juga: Hari Keempat Evakuasi, TNI AL Temukan Jenazah Korban KMP Tunu Pratama Jaya

Lebih lanjut Joao menekankan pentingnya prosedur administratif dalam pengusulan calon Veteran RI melalui Kantor Minvet di Kupang. Ia menyatakan komitmennya untuk menjembatani aspirasi para pejuang ini hingga ke tingkat pusat, termasuk berkoordinasi dengan LVRI di Jakarta.

Selain itu, ia menyampaikan bahwa saat ini Pemerintah Republik Indonesia tengah mengkaji revisi Undang-Undang tentang Veteran RI untuk memberikan ruang bagi pengakuan terhadap para pengungsi eks Timor-Timur pasca-1999 yang menetap di Indonesia. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.