Danpasmar 1 Hadiri Uji Fungsi Combat Boat 18 M Produksi PT Tesco Indomaritim

Jakarta, IDM - Danpasmar 1 Brigjen TNI (Mar) Hermanto, menghadiri uji fungsi (sea trial) Combat Boat 18 M yang dilaksanakan Dinas Material Angkatan Laut (Dismatal) dengan PT Tesco Indomaritim di Pantai Mutiara, Jakarta, Rabu (23/11).
Hermanto mengatakan, uji fungsi tersebut bertujuan untuk mengetahui kelaikan Combat Boat 18 M yang akan digunakan TNI AL, khususnya Korps Marinir serta dapat menambah moril prajurit di medan penugasan untuk kelengkapan material pasukan.

"Uji coba ini sangat diperlukan sebagai masukan dari calon pengguna mengenai apa saja kekurangan yang ada pada kapal (sea trial), sebelum digunakan oleh para prajurit Korps Marinir," kata Hermanto dikutip dari keterangan Dispen Kormar, Kamis (24/11).
Kegiatan diawali briefing pasukan Taifib 1 Marinir dan tim pendukung uji coba oleh Danpasmar 1 dan pengecekan fisik material WA Combat Boat dari dermaga Jet Ski, Linla menuju Pulau Damar. Kemudian, simulasi latihan pendaratan, debarkasi pasukan dan konsolidasi pasukan yang diakhiri dengan embarkasi oleh Taifib 1 Marinir.
Baca: TNI Angkatan Darat Gelar Laga Persahabatan Melawan PSSI Legends Old Stars
Combat Boat 18 M buatan PT Tesco Indomaritime, memiliki panjang 18 meter, lebar 4.20 meter, draft 0.70 meter dan bobot 28 ton, kecepatan maksimum 40 knots, kapasitas bahan bakar minyak 2000 liter, kapasitas kru kapal 33 orang (30 pasukan, 3 anak buah kapal) dan kapal ini memiliki kelebihan mampu bermanuver ekstrem serta dipersenjatai mitraliur 12.7 mm. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































