Danlanud Iswahjudi Tutup Pendidikan Kualifikasi Khusus Crew Chief Pesawat Tempur F-16 dan T-50i

Jakarta, IDM - Komandan Lanud (Danlanud) Iswahjudi Marsma TNI Wastum secara resmi menutup Pendidikan Kualifikasi Khusus (Dikkualsus) Crew Chief Pesawat tempur F-16 dan T-50i angkatan pertama yang digelar di hanggar Skadron Udara 3, Lanud Iswahjudi, Madiun, Rabu (30/8).
Pendidikan yang berlangsung selama 3 bulan ini diikuti oleh 22 personel dari sejumlah skadron, meliputi Skadron Udara 3, Skadron Udara 14, Skadron Udara 15, dan Skadron Teknik (Skatek) 042 Lanud Iswahjudi Madiun serta Skadron Udara 16 Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.
Baca Juga: Koarmada I Kerahkan Sejumlah Unsur Pengamanan KTT ke-43 ASEAN di Jakarta
Pada dasarnya, Dikkualsus digelar sebagai upaya TNI AU untuk meningkatkan kinerja personel, khususnya keselamatan (safety) di masing-masing skadron.

Danlanud Iswahjudi mengungkap, crew chief memiliki peran yang begitu signifikan dan tidak kalah penting dari penerbang dalam upaya mewujudkan keselamatan penerbangan. Pasalnya, mereka lah yang bertugas untuk merilis informasi apakah pesawat dapat terbang atau tidak.
Baca Juga: Prabowo: Indonesia Menganut Politik Bebas Aktif, Kita Bersahabat dengan Semua Negara
“Ilmu crew chief sebelumnya didapat turun temurun dari para seniornya. Dan bersyukurlah, karena saat ini sudah ada sekolah formal bagi para crew chief, sehingga saat ini telah selangkah lebih maju dibandingkan dulu,” ungkap Wastum dikutip dari keterangan foto yang diunggah di instagram @militer.udara, Kamis (31/8).
Kemampuan para crew chief diyakini Wastum dapat semakin meningkat dan memenuhi standar usai mengikuti Dikkualsus ini. Hal ini lantaran materi serta pengajar yang dihadirkan dalam pendidikan ini pun keseluruhannya telah memenuhi standar. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































