Danlanud Iswahjudi Pimpin Sertijab Empat Komandan Satuan, Danskadron hingga Dansatpom

Jakarta, IDM – Sebanyak empat jabatan komandan satuan Lanud Iswahjudi diserahterimakan melalui upacara militer yang digelar di south apron Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Firman Dwi Cahyono memimpin upacara sertijab empat jabatan komandan satuan di Lanud Iswahjudi. (Dok. Instagram @lanud_iswahjudi), Magetan, Rabu (22/5).
Melansir keterangan Penerangan Lanud Iswahjudi, Kamis (23/5), keempat jabatan strategis itu adalah Komandan Skadron Udara 3 yang diserahterimakan dari Letkol Pnb Pandu Eka Prayoga kepada Letkol Pnb Anwar Sovie; selanjutnya jabatan Komandan Skadron Udara 14 kini diamanahkan kepada Letkol Pnb Bambang Aulia Yudhistira, setelah sebelumnya dijabat oleh Letkol Pnb Anwar Sovie.
Jabatan ketiga yang diserahterimakan dalam upacara tersebut adalah jabatan Komandan Skadron Udara 15 dari Letkol Pnb Apri Arfianto kepada Letkol Pnb Hendry Yulavitra Yustianto. Sementara itu, Letkol Pom Muh. Sulaiman Nasution saat ini didapuk sebagai Dansatpom Lanud Iswahjudi untuk menggantikan Letkol Pom Mucharam Rachman.
Baca Juga: Panglima TNI Tinjau Proyek Ketahanan Pangan di Papua Selatan
Komandan Lanud Iswahjudi Marsma TNI Firman Dwi Cahyono bertindak sebagai inspektur upacara dan memimpin langsung sertijab empat jabatan komandan satuan tersebut.

Rangkaian sertijab diawali dengan pengambilan sumpah jabatan; penanggalan dan penyematan tanda pangkat serta tanda jabatan; penyerahan tongkat komando; kemudian dilanjutkan dengan penandatanganan fakta integritas serta naskah berita acara serah terima jabatan.
Dalam amanatnya, Marsma TNI Firman mengatakan, komandan satuan harus memiliki landasan teori serta intuisi kepemimpinan yang baik, di mana hal-hal itu dapat ditunjukkan melalui sikap yang tegas namun tetap bijaksana.
“Di samping itu, para komandan satuan juga harus mampu memprediksi kemungkinan yang terjadi di masa datang. Menyiapkan serta mengantisipasinya dengan metode yang tepat,” imbuh dia.
Sebagai salah satu pangkalan operasional, Lanud Iswahjudi disebut Marsma TNI Firman membutuhkan jajaran personel yang profesional di bidang tugas mereka masing-masing. “Dengan melihat intensitas operasional Lanud Iswahjudi yang begitu padat maka seluruh personel dituntut untuk selalu siap dalam melaksanakan tugas operasi udara setiap saat,” pungkasnya. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































