Danlantamal V dan Ditjen Pothan Kemhan Bahas Sosialiasi Komcad 2023

Jakarta, IDM - Komandan Pangkalan Utama TNI AL (Danlantamal) V Laksamana Pertama TNI Supardi bersama Sekretaris Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Kementerian Pertahanan (Sesditjen Pothan Kemhan) Laksamana Pertama TNI Sri Yanto menggelar sosialisasi UU nomor 23 tahun 2019 di Surabaya, Selasa (10/1).
Dalam sosialisasi UU nomor 23 tahun 2019 tentang pengelolaan sumber daya nasional untuk pertahanan negara tersebut diaktualisasikan dalam bentuk sosialisasi Komponen Cadangan (Komcad) oleh tim Ditjen Pothan Kemhan di wilayah Lantamal V yang dilaksanakan selama tiga hari, yakni 10-12 Januari 2023.
Dalam sambutannya, Supardi menjelaskan Komcad dibentuk dengan tujuan memperkuat dan memperbesar kemampuan dan kekuatan TNI sebagai komponen utama, dalam upaya penyelenggaraan pertahanan negara.
"Untuk menjaga dan melindungi kedaulatan negara, keutuhan wilayah NKRI dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman yang dilaksanakan berdasarkan kebijaksanaan Presiden," jelasnya dikutip dari laman resmi TNI AL, Jumat (13/1).
Baca: Tinjau Konflik Antar-nelayan, Danlanal Bintan Patroli ke Pulau Tunjuk
Sementara itu, Sri Yanto dalam paparannya menyampaikan perekrutan Komcad 2023 ini dimulai dari Januari-April berupa tahap pendaftaran. Kemudia, tahap seleksi dilaksanakan pada Mei.
"Sedangkan pendidikan dan pelatihan dasar militer kdilaksanakan selama tiga bulan, mulai Juni sampai Agustus 2023," ungkap Sri Yanto. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































