Dankormar Pimpin Kesiapan Operasi Satgas Damai Cartenz 2024

Jakarta, IDM - Komandan Korps Marinir (Dankormar) Mayjen (Mar) Endi Supardi dan Wakil Dankormar Brigjen (Mar) Suherlan memimpin kesiapan operasi (riksiapops) Satgas Operasi Damai Cartenz 2024, Jakarta, Jumat (23/2).
Dalam kegiatan kesiapan operasi tersebut, Endi memberikan penekanan untuk belajar dari pengalaman tugas pada 2023 lalu.
"Kepada seluruh personel Satgas Operasi Damai Cartenz untuk jangan lengah di mana kita berada dan harus tetap waspada," ujar Endi, dikutip dari keterangan Pasmar 1.
Baca Juga: Prabowo dan Wakil PM Australia Bahas Perjanjian Kerja Sama Pertahanan
"Saya doakan berhasil dan mudah-mudahan selalu diberi kesehatan dan keselamatan," tambahnya.

Endi pun menekankan kepada para personel Satgas Operasi Damai Cartenz 2024 untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab.
"Jangan sekali-kali ragu dan bingung dalam mengambil keputusan maupun bertindak yang terpenting gunakan menset naluri tempur yang sudah kalian miliki," tuturnya.
Baca Juga: Wakil KSAU Hadiri Rapat Pimpinan Kementerian Pertahanan Tahun 2024
Pada kesempatan yang sama, Komandan Batalyon Intai Amfibi (Danyontaifib) 1 Marinir Mayor (Mar) Laili Nugroho, mengharapkan dengan kegiatan ini prajurit semakin memiliki kemantapan dan kesiapan melaksanakan tugas operasi.
"Laksanakan tugas secara profesional dengan memahami tugas pokok yang sudah diberikan dengan berpedoman kepada petunjuk maupun protap yang berlaku," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































