Dankopasgat Ungkap Pentingnya Validasi Organisasi untuk Perkuat Kopasgat

Jakarta, IDM – Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Dankopasgat) Marsda TNI Deny Muis mengatakan, validasi organisasi bertujuan untuk memperkuat struktur satuan, memperjelas rantai komando, serta mengoptimalkan fungsi dan peran setiap unsur Kopasgat dalam mendukung tugas operasi yang semakin kompleks.
Hal tersebut disampaikan Dankopasgat saat memimpin apel khusus bertajuk “Transformasi Global dan Implikasinya terhadap Postur Kesiapan TNI AU” di Markas Komando Kopasgat, Bandung, Senin (16/6).
Baca Juga: Puspenerbal Potensi Beli Drone Tempur Anka dan Bayraktar Akinci Turk
Kajian menyeluruh terkait validasi organisasi, lanjutnya, masih dilakukan saat ini. Deny berharap, seluruh personel dapat mendukung proses validasi ini dengan semangat, dedikasi, serta loyalitas penuh demi kedaulatan bangsa dan kepentingan nasional.
“Validasi ini bukan sekadar perubahan administratif, melainkan bagian dari proses strategis untuk menjadikan Kopasgat sebagai satuan yang semakin adaptif, modern, profesional, unggul dan humanis dalam menjawab tuntutan medan tugas masa depan,” jelas Dankopasgat.

Pada kesempatan yang sama, Marsda TNI Deny menyoroti pentingnya adaptasi satuan Kopasgat terhadap dinamika global, mulai dari konteks geopolitik, teknologi militer, serta ancaman non-konvensional.
Baca Juga: Helikopter Bell-412 TNI AL Akan Dimodifikasi, Dipasang Sonar untuk Deteksi Kapal Selam
“Transformasi dan dinamika global saat ini bukan hanya berdampak pada strategi pertahanan negara, tetapi juga menuntut peningkatan profesionalisme dan kesiapsiagaan Kopasgat,” ungkap Marsda TNI Deny dikutip dari keterangan Penerangan Kopasgat dalam Instagram @kopasgat_tniau.
Ia menambahkan, Kopasgat juga harus menguasai teknologi serta meningkatkan interoperabilitas antar matra, di mana kedua hal tersebut dapat diperoleh salah satunya melalu beragam latihan bersama (latma) pada tingkat nasional maupun internasional. (yas)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































