HANKAM

Dankodiklatal Dorong Modernisasi Intai Para Amfibi Marinir TNI AL

Letjen (Mar) Nur Alamsyah
Komandan Kodiklatal Letjen (Mar) Nur Alamsyah menyampaikan arahan saat sarasehan Tri Media di Kesatrian Sutedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya, Sabtu (25/10). (Foto: Dok. Pasmar 2)

Jakarta, IDM – Komando Pembinaan Doktrin, Pendidikan, dan Latihan TNI AL (Kodiklatal) mendorong modernisasi satuan Intai Para Amfibi (IPAM) Korps Marinir agar lebih adaptif menghadapi karakter perang modern.

Dorongan itu disampaikan Komandan Kodiklatal Letjen (Mar) Nur Alamsyah saat sarasehan Tri Media di Kesatrian Sutedi Senaputra, Karangpilang, Surabaya, Sabtu (25/10). Ia menilai momentum ini penting untuk memperkuat eksistensi Detasemen Intai Para Amfibi (Denipam) I, II, dan III.

Baca Juga: A400M Tiba 3 November 2025, Empat Penerbang TNI AU Rampungkan Pelatihan di Spanyol

“Organisasi Denipam sudah besar, tapi masih perlu penguatan struktur dan pengisian personel yang tepat agar tugas pokok lebih optimal,” kata Nur Alamsyah, dikutip dari keterangan Pasmar 2, Senin (27/10).

Ia menekankan perlunya pembaruan pedoman organisasi dan penyesuaian konsep operasi sesuai perkembangan teknologi pertahanan. Termasuk di dalamnya modernisasi dukungan logistik, material, dan peralatan tempur.

Selain itu, pemanfaatan teknologi baru seperti wahana nirawak (drone), peningkatan kemampuan senjata, dan materi pendidikan satuan khusus disebut menjadi prioritas.

“Perkembangan teknologi harus segera diikuti agar Korps Marinir tetap adaptif dalam operasi modern,” ujarnya.

Baca Juga: Dalam Sepekan TNI Terima Senjata dan Munisi dari Warga, Ini Daftarnya

Di akhir arahannya, Nur Alamsyah meminta para prajurit IPAM berani berinovasi dan menyuarakan kebutuhan satuan.

“Butuh keberanian, kreativitas, dan pengorbanan. Jika bukan kita, siapa lagi? Jika bukan sekarang, kapan lagi?” tutupnya. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.