HANKAM

A400M Tiba 3 November 2025, Empat Penerbang TNI AU Rampungkan Pelatihan di Spanyol

Pesawat A400M
Empat penerbang TNI AU yang berhasil merampungkan pelatihan pesawat A400M di Spanyol. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – Empat penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU) berhasil merampungkan rangkaian pelatihan type rating course pesawat angkut berat militer A400M di International Training Center (ITC) Airbus, Sevilla, Spanyol.

Mereka adalah Letkol Pnb Putut Satriya, Mayor Pnb Riki Sihaloho, Mayor Pnb Fathir M. Hadid, dan Kapten Pnb Indra Kusuma N.

Baca Juga: Dalam Sepekan TNI Terima Senjata dan Munisi dari Warga, Ini Daftarnya

Dinas Penerangan TNI Angkatan Udara (Dispenau) dalam siaran persnya yang dikutip Senin (27/10), merinci tahapan pelatihan yang telah mereka lalui mencakup Computer-Based Training (CBT), Flight Training Devices (FTD), Full Flight Simulator (FFS), Crew Resource Management (CRM), dan Mission Planning and Restitution System (MPRS).

Secara umum, pelatihan pesawat A400M berlangsung sejak 16 Juli 2025. Sementara itu, tahap pelatihan MPRS diselenggarakan sejak 17 hingga 23 Oktober 2025.

Penerbang TNI AU
Empat penerbang TNI AU menempuh pelatihan pesawat A400M di Spanyol sejak Juli 2025. (Foto: Dok. Dispenau)

Para penerbang kemudian akan melanjutkan fase Initial Operation Experience (IOE) di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta setibanya mereka di Indonesia.

Baca Juga: KSAU Tinjau Conversion Center A-330 MRTT dan Teknologi SurVin di Spanyol

“Pesawat A-400M pertama dengan registrasi A-4001 dijadwalkan tiba di Indonesia pada 3 November 2025 mendatang. Nantinya, kehadiran pesawat ini akan meningkatkan kemampuan angkut TNI Angkatan Udara dalam mendukung operasi militer perang (OMP) maupun operasi militer selain perang (OMSP),” jelas Dispenau.

Pesawat produksi Airbus tersebut juga diharapkan memperkuat mobilitas udara nasional serta peran TNI Angkatan Udara dalam menjaga kedaulatan Indonesia serta tugas lainnya yang diamanatkan negara. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.