Dankodiklatal dan Waaspotmar KSAL Bahas Persiapan Komcad TNI AL 2023

Jakarta, IDM - Dankodiklatal Letjen TNI (Mar) Suhartono bersama Waaspotmar KSAL Laksamana Pertama TNI Ali Triswanto, membahas kesiapan pembukaan Komponen Cadangan (Komcad) TNI AL 2023 di Surabaya, Senin (10/4).
Dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Selasa (11/4), dalam pertemuan tersebut, Ali melaporkan Komcad TNI AL mulai bergiat pada 25 April. Sebanyak 1500 lebih peserta akan mengikuti tahap seleksi selama 10 hari di Kodikmar Kodiklatal.
Baca Juga: Pangdivif 1 Kostrad Tinjau Latihan Pratugas Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10/Bradjamusti
Sementara itu, Suhartono menyambut baik kedatangan Ali beserta rombongan. Ia menyampaikan, pada 2022, Kodiklatal berhasil mendidik 487 anggota Komcad TNI AL dan sebagian besar berasal dari Surabaya.

Nantinya, kata Suhartono, para peserta Komcad TNI AL akan melaksanakan kurikulum latihan dasar militer yang terdiri atas bidang sikap dan perilaku, pengetahuan dan keterampilan serta jasmani selama tiga bulan kedepan.
Baca Juga: Asah Kemampuan Prajurit, Yonarmed 6 Kostrad Gelar Latnis
Lalu, kurikulum yang diberikan kepada peserta Latsarmil Komcad TNI AL, antara lain dasar-dasar kemiliteran, permildas, PBB, bela diri militer, menembak, ilmu kepemimpinan, dan ilmu medan. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































