Dankodiklatal Dampingi KSAL Resmikan Satdik 1, 2, 3 dan Sky Diving Simulator 01

Jakarta, IDM - Dankodiklatal Letjen (Mar) Suhartono mendampingi KSAL Laksamana Muhammad Ali meresmikan sarana dan prasarana Satuan Pendidikan (Satdik) 1, 2, 3 dan Sky Diving Simulator 01 yang terpusat di Makassar, Kamis (8/6).
Dalam sambutannya, Ali menyampaikan pendidikan memegang peranan yang sangat penting dalam upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).
Baca Juga: Kopassus, Denjaka dan Kopasgat Gelar Latihan Bersama Tanggulangi Terorisme
Oleh karena itu, lanjut Ali, keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari kualitas pendidikan yang baik serta dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang memadai untuk menunjang proses pembelajaran.

" Pembangunan fasilitas pendidikan dan latihan ini merupakan hal yang sangat dibutuhkan agar proses pendidikan dapat terlaksana dengan baik," ujar Ali dikutip dari keterangan Pen Kodiklatal, Jumat (9/6).
"Hari ini tentunya merupakan momen yang bersejarah bagi Lembaga Pendidikan TNI Angkatan Laut. Secara bersamaan saya meresmikan pembangunan Gedung Satdik 1 di Tanjung Uban, Satdik 2 di Makassar dan Satdik 3 di Sorong," imbuhnya.
Baca Juga: Lawatan ke Jepang, KSAU Sambangi Sejumlah Satuan Milik JASDF
Ia juga menjelaskan, peresmian Sky Diving Simulator 01 di Juanda Sidoarjo tersebut dilaksanakan untuk meningkatkan kecakapan prajurit dalam hal kemampuan terjun payung.
"Sky Diving Simulator diharapkan dapat memberikan pelatihan simulasi terjun payung yang lebih realistis dan aman," tandasnya. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































