HANKAM

Danjen Kopassus Tutup Pendidikan Pertama Bintara Khusus Kopassus Tahun Ajaran 2023

Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi
Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara Khusus Kopassus Tahun Ajaran 2023 di Pusdiklatpassus Kopassus, Rabu (27/12/2023). (Foto: Dok. Penkopassus)

Jakarta, IDM - Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi resmi menutup Pendidikan Pertama Bintara Khusus Kopassus Tahun Ajaran 2023 di Pusdiklatpassus Kopassus, Rabu (27/12/2023).

Dilansir keterangan dari Penkopassus, Pendidikan Pertama Bintara Kopassus (Dikmaba Kopassus) merupakan pendidikan yang mencetak masyarakat sipil menjadi Prajurit TNI AD.

"Dikmaba Kopassus ini bukanlah akhir dari perjuangan kalian, tetapi merupakan awal langkah untuk berkarya dan mengabdi kepada TNI, Bangsa dan Negara. Yang mana setelah menyelesaikan Pendidikan ini, kalian akan melaksanakan seleksi mengikuti pendidikan Prajurit Komando," kata Danjen Kopassus dihadapan para peserta.

Baca Juga: TNI Sisir Rute Pengejaran Pelaku Penembakan 2 Prajurit di Maybrat

Danjen mengingatkan para peserta harus selalu menghayati dan mengamalkan Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI sebagai landasan pengabdian kepada Bangsa dan Negara.

Dikmaba Kopassus ini sudah cukup lama tidak diselenggarakan oleh Kopassus. Pendidikan ini diselenggarakan selama 15 Minggu (3,5 bulan).Visi dari Dikmaba Kopassus yaitu, untuk mewujudkan Program Studi Pendidikan Pertama Bintara Kopassus TNI AD yang unggul, guna membentuk Prajurit Bintara yang handal dan profesional.

Adapun tujuan utama dari Dikmaba Kopassus yaitu menjadikan prajurit yang memiliki karakter sebagai prajurit yang tanggap, tanggon dan trengginas sesuai dengan Tri Pola Dasar pendidikan, menjadikan prajurit yang professional di bidang teknik dan taktik militer dan menjadikan prajurit yang siap baik secara pengetahuan, kemampuan maupun keterampilan, guna mengikuti pendidikan prajurit Komando.

Baca Juga: 1011 Pesilat Se-Kalimantan Ikuti Kejuaraan Pencak Silat Piala Pangdam XII/Tanjungpura

Pendidikan Pertama Bintara Kopassus ini, diselenggarakan dengan metode pembelajaran baru yaitu SKS (Satuan Kredit Semester), dimana Serdik harus menyelesaikan 15 SKS yang terbagi menjadi 4 mata kuliah yaitu, mata kuliah wajib umum, mata kuliah kompetensi pendukung dan utama serta mata kuliah kompetensi lainnya.

Dalam penyelenggaraan Dikmaba Kopassus ini, peserta telah dibekali pengetahuan dan kemampuan, guna menunjang pelaksanaan pendidikan Komando. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.