HANKAM

Danjen Kopassus Resmikan Masjid yang Jadi Simbol Keberanian dan Kedermawanan Pasukan Khusus

Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi
Danjen Kopassus Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi meresmikan Masjid As-Shiddiq Suparlan di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus, Batujajar, Bandung. (Foto: Dok. Penkopassus)

Bandung, IDM - Komandan Jenderal (Danjen) Kopassus Mayor Jenderal TNI Deddy Suryadi meresmikan Masjid As-Shiddiq Suparlan di Pusat Pendidikan dan Latihan Pasukan Khusus (Pusdiklatpassus) Kopassus, Batujajar, Bandung, Jumat (15/12).

Dilansir keterangan dari Penkopassus, Senin, (18/12) dalam amanatnya, Danjen Kopassus menyampaikan bahwa peresmian Masjid As-Shiddiq Suparlan merupakan momentum yang penting bagi Kopassus.

"Masjid As-Shiddiq Suparlan ini dilatarbelakangi kisah heroik Kopda (Anm) Suparlan dan juga kedermawanan Almh. Ibu Shinta Dwi Korani," kata Danjen Kopassus.

Baca Juga: Dukung Peningkatan Keamanan ZEE, Jepang Akan Hibahkan Kapal Patroli untuk Bakamla RI

Kopda (Anm) Suparlan adalah seorang prajurit Kopassus yang gugur dalam tugas operasi di Timor Timur pada tahun 1983. Kopda Suparlan adalah sosok prajurit yang berani, tangguh, dan penuh dedikasi. Beliau rela berkorban nyawa demi tugas negara.

Sementara itu, Almh. Ibu Shinta Dwi Korani, dimana dalam wasiatnya sebelum wafat berpesan untuk mewakafkan seluruh hartanya setelah meninggal, salah satunya bangunan Masjid yang telah didirikan yaitu Masjid As-Shiddiq.

Masjid As-Shiddiq Suparlan memiliki konsep bangunan yang terbuka dan ramah lingkungan. Atap masjid berbentuk parasut, yang melambangkan payung terjun dari Pasukan Khusus. Masjid ini dapat menampung hingga kurang lebih 280 lebih jamaah.

Pembangunan Masjid As-Shiddiq Suparlan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi dari berbagai pihak, termasuk Kopassus, dan donatur.

Baca Juga: Pangkoarmada RI Pimpin Sertijab Pangkoarmada II, Resmi Dijabat Laksda Denih Hendrata

Peresmian Masjid As-Shiddiq Suparlan ini dihadiri oleh para pejabat teras Kopassus, Pusdiklatpassus, para mantan prajurit Kopassus, serta perwakilan keluarga Almh. Ibu Shinta Dwi Korani.

Masjid As-Shiddiq Suparlan diharapkan dapat menjadi tempat ibadah yang nyaman dan menjadi sarana untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan para prajurit Kopassus dan masyarakat sekitar Asrama Pusdiklatpassus Batujajar.

Selain itu, masjid ini juga diharapkan dapat menjadi simbol dari keberanian, kedermawanan, dan semangat juang pasukan khusus. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.