Danjen Kopassus Kenang Didikan Prabowo untuk Jadi Prajurit Bermental Baja

Jakarta, IDM - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menerima kunjungan Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi di Kementerian Pertahanan, Rabu (17/5).
Deddy bertandang ke kantor Prabowo didampingi Asops Kopassus Letkol Inf Wahyo Yuniartoto dan Kasmin Danjen Kopassus Mayor Inf Gerry Heikal Cholid.
Dalam pertemuan tersebut, Deddy mengaku selalu ingat pada didikan Prabowo sewaktu memimpin korps baret merah. Ia mengatakan, Prabowo sejak dulu selalu ingin prajurit Kopassus bermental baja.
Baca Juga: Asops Panglima TNI Periksa Kesiapan Operasi Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonarmed 10/Brajamusti
"Saya merasakan bagaimana latihan, dididik keras dan terukur sama beliau. Itu yang sangat membekas dalam ingatan saya, bagaimana beliau menginginkan seorang prajurit komando punya mental baja, disiplin, pantang menyerah," kata Deddy.

Ia melanjutkan, kunjungannya kali ini merupakan silaturahmi usai dirinya dilantik sebagai Danjen Kopassus. Deddy pun meminta masukan kepada Prabowo agar Kopassus tetap menjadi kebanggaan NKRI.
Baca Juga: Pesan KSAD untuk Prajurit “Naga Baruklinting” yang Akan Bertugas di Papua
"Bagaimana saya ke depan, mungkin ada saran dan masukan apalagi beliau sebagai Menteri Pertahanan, untuk Kopassus agar tetap eksis dan jadi kebanggan di Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.
Di akhir pertemuan, Deddy dan Prabowo pun saling bertukar cenderamata. Sebelum pamit, Deddy juga meminta kesediaan Prabowo untuk hadir memberikan arahan untuk prajurit Kopassus.
"Iya, siap. Nanti saya akan datang, tapi saya harus membawa sesuatu," kata Prabowo.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































