Danjen Kopassus: Bela Diri Kopassus KTAF Bisa Digunakan untuk Misi Rahasia

Jakarta, IDM - Danjen Kopassus Mayjen TNI Deddy Suryadi menyebut bela diri Komando Tactical Fighter (KTAF) Kopassus bisa digunakan untuk menghadapi berbagai situasi termasuk misi rahasia.
Baca Juga: Kemhan: RI Akan Kirim Bantuan ke Gaza Seberat 33 Ton
"Misi rahasia itu seperti pembebasan sandera, infiltrasi, eksfiltrasi dan misi-misi lainnya yang berkaitan dengan tugas pokok Kopassus," katanya saat
meluncurkan (Launching) bela diri KTAF Kopassus di Makopassus beberapa waktu lalu.
Menurut Danjen yang meluncurkan bela diri ini di hadapan ratusan prajuritnya bahwa KTAF ini merupakan perpaduan bela diri taktis yang telah ada yang dirangkum sedemikian rupa menjadi bela diri Kopassus yang dipersiapkan untuk seluruh anggota pasukan khusus.
Baca Juga: Panglima TNI: Butuh Strategi Konkret Hadapi Potensi Kerawanan di Lingkup Nasional
Kopassus sendiri sebenarnya sudah menguasai beberapa bela diri diantaranya Karate, Yong Moo Do, Merpati Putih, Tarung Derajat hingga Kungfu. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































