Dandim 1012/Btk Bantu Penanganan Anak Stunting di Kabupaten Barito Selatan

Jakarta, IDM - Komandan Kodim 1012/Buntok Letkol Inf Hendro Wicaksono menyusuri Sungai Barito untuk membantu penanganan stunting sebagaimana program prioritas TNI AD dalam membantu pemerintah mengatasi penurunan angka stunting di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah, Selasa (2/1).
"Kegiatan ini bertujuan untuk percepatan penurunan anak-anak stunting wilayah Koramil jajaranya yang berada di pinggiran sungai Barito, saya sangat bangga bisa datang langsung dan memberikan santunan kepada anak-anak stunting. Semoga apa yang kita berikan ini bisa membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang membutuhkan", ucap Hendro.
Baca Juga: Situasi di Distrik Namblong Kini Kondusif Buntut Kasus Babinsa Dikeroyok Warga
Selain itu, Hendro juga bersilaturahmi dengan jajaran anggota yang mana melalui kegiatan tersebut dapat lebih memahami kondisi dan situasi wilayah di jajaran Koramilnya masing-masing sebagai panduan langkah dan kebijakan seorang pimpinan. Selain itu kunjungan ke Koramil jajaran juga menjadi sarana silaturahmi antara komandan dan anggotanya.
“Sebagai seorang pemimpin harus mengetahui kondisi anggota di lapangan, apa yang dilakukan, apa kesulitan anggota, seorang pemimpin harus tahu, maka disitu seorang Komandan harus hadir untuk memberikan solusi", ujar Hendro.
Kepada anggotanya, Hendro menyampaikan Babinsa hendaknya harus senantiasa hadir ditengah-tengah masyarakat dan mampu menyumbangkan kreatifitasnya untuk membantu masyarakat sehingga dapat menjadikan kondisi wilayah aman dan kondusif, dengan demikian kehadiran Babinsa akan dirindukan oleh masyarakat.
Baca Juga: Prajurit Yonif 3 Marinir Perdalam Kemampuan Senjata Andalan Mortir 81mm
“Program dari pimpinan jangan sampai berhenti, harus terus dilaksanakan untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Hindari sekecil apapun pelanggaran jangan sampai mencoreng nama baik satuan, ikuti semua aturan yang sudah ada. Apa yang sudah bagus untuk pertahankan dan yang kurang bagus agar ditingkatkan,” ucapnya.
"Dalam waktu dekat kita akan menghadapi pesta demokrasi pemilu di tahun 2024. Saya tekankan netralitas TNI menjelang pemilu serentak tahun 2024 nanti diharapkan TNI khususnya seluruh anggota prajurit Kodim 1012/Buntok tetap netral, jangan ikut dalam lingkungan politik pemilu dikarenakan akan mencoreng nama baik TNI", lanjutnya. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































