Dandenkom Perhubungan Kostrad Tekankan Keimanan, Profesionalisme, dan Bahaya Judi Daring

Jakarta, IDM – Komandan Detasemen Komunikasi (Dandenkom) Perhubungan Kostrad, Letkol Cke Bayu Wibowo memberikan pengarahan saat jam komandan kepada seluruh anggota Hub Kostrad di Lapangan Apel Nirbaya 4201.
Bayu menekankan peran penting setiap komandan satuan, mulai dari danru, dantim, hingga danton dalam mengawasi anak buahnya. Hal ini disampaikan Bowo akibat maraknya kasus judi daring (judol) dan pinjaman daring (pinjol) di tubuh TNI dalam beberapa waktu terakhir.
Baca Juga: Lulus Summa Cumlaude, Dua Perwira TNI AD Terima Penghargaan di Rabdan Academy
"Setiap pemimpin harus dekat dan tahu keadaan serta permasalahan anggota, baik yang sudah berkeluarga maupun yang masih remaja. Berikan pemahaman tentang bahaya dan dampak negatif dari pinjol dan judi online terhadap diri pribadi maupun keluarga," tegas Bowo dalam rilis yang diterima pada Jumat (21/6).
Untuk itu, Bayu mengajak seluruh prajurit untuk terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan. Ia juga mengingatkan setiap prajurit untuk selalu siap menghadapi tugas dan tantangan.
Baca Juga: Kopaska Gelar Kursus Peperangan Laut Khusus untuk Sat-81 dan Satbravo
“Hambatan dalam pelaksanaan tugas pasti ada, namun sebagai prajurit profesional, hal tersebut bukanlah kendala selama masing-masing individu mempersiapkan diri dan peduli dengan tanggung jawabnya. Prajurit Perhubungan harus mampu menjadi solusi bagi satuan lain dalam pelaksanaan tugas," ujarnya, mengutip perintah Kapushubad. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































