Daftar Enam Perwira Kopassus yang Naik Pangkat, Ada Kasiintel dan Danyon

Jakarta, IDM – Sejumlah Perwira Menengah (Pamen) Kopassus TNI menerima kenaikan pangkat. Total ada enam prajurit yang menduduki jabatan baru.
Dilansir dari keterangan Pengrup4kopassus, Rabu (1/4), dengan jabatan baru yang diemban semoga selalu diberikan kesehatan, panjang umur dan amanah dalam mengemban tugas demi kejayaan bangsa dan negara.
Baca Juga: Begini Skenario KRI Pulau Fani-731 Lumpuhkan Ranjau di Perairan Bintan
Berikut daftar lengkap Pamen Kopassus yang naik pangkat
- Kolonel Czi Damai Adi Setiawan
Jabatan: Kasiren (Kepala Seksi Perencanaan) - Kolonel Inf Syaiful Arif
Jabatan: Kasiintel (Kepala Seksi Intelijen) - Kolonel Inf Wirahadi Harahap
Jabatan: Kasiops (Kepala Seksi Operasi) - Letkol Inf Samsul Trian Nugraha
Jabatan: Komandan Yonif 44 Kopassus (Danyon 44) - Letkol Inf Agung Subekti, S.M.
Jabatan: Komandan Yonif 45 Kopassus (Danyon 45). - Letkol Inf M. Iqbal
Jabatan: Komandan Detasemen (Danden 46) Kopassus.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































