HANKAM

Daftar 31 Pesawat TNI AL yang akan Demo Udara di HUT ke-80 TNI

helikopter Panther
Ilustrasi helikopter Panther AS565 MBe yang dikerahkan untuk mengikuti demo udara pada puncak peringatan HUT ke-80 TNI di Jakarta. (Foto: Dok. TNI AL)

Jakarta, IDM – Komandan Pusat Penerbangan TNI AL (Danpuspenerbal) Laksamana Muda Bayu Alisyahbana mengirimkan 31 alutsista pesawat ke Jakarta untuk mendukung demo udara dan terbang lintas (fly pass) pada HUT ke-80 TNI, 5 Oktober mendatang.

Puluhan pesawat udara jajaran Puspenerbal tersebut diberangkatkan dari Landasan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (17/9).

Pesawat yang diberangkatkan terdiri dari beragam jenis dengan fungsi berbeda. Dari unsur helikopter, Puspenerbal mengerahkan tiga Bell 505 Ranger yang dikenal lincah untuk latihan dan pengintaian, tiga Bell 412 sebagai heli serbaguna untuk misi angkut maupun SAR, serta empat Panther AS565 MBE yang menjadi tulang punggung TNI AL dalam peperangan anti-kapal selam.

Baca Juga: Kopassus TNI AD Prakarsai Penemuan Spesies Baru di Pulau Buton

Sementara itu, pesawat sayap tetap juga diturunkan dalam jumlah besar. Lima Piper Archer PA 28-181 dan enam Bonanza G-36 akan menunjukkan kelincahan manuvernya di udara, sekaligus memperlihatkan kemampuan pesawat latih TNI AL dalam membina para penerbang muda. Satu unit King Air KA 350i turut disiapkan, pesawat multiguna yang kerap dipakai untuk transportasi maupun patroli.

Dari unsur pesawat angkut, tiga Casa NC 212 buatan dalam negeri dan tiga CN 235-220 MPA siap diterjunkan. Kedua jenis pesawat ini memiliki peran vital, baik untuk misi logistik maupun patroli maritim jarak menengah.

Danpuspenerbal Laksamana Muda Bayu Alisyahbana
Danpuspenerbal Laksamana Muda Bayu Alisyahbana memberikan pengarahan kepada para kru pesawat jajaran Puspenerbal di Lanudal Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (17/9). (Foto: Dok. Dispen Puspenerbal)

Tak ketinggalan, Puspenerbal juga mengikutsertakan satu unit pesawat nirawak ScanEagle, yakni drone pengintai dengan daya jelajah panjang yang efektif untuk misi intelijen maritim, serta dua helikopter HC 540 yang dipakai untuk mendukung berbagai operasi.

Menurut Bayu, partisipasi seluruh alutsista pesawat udara tersebut menjadi bukti kesiapan penerbangan TNI AL dalam mendukung postur pertahanan maritim.

Baca Juga: Bakamla Periksa Kapal Vietnam di Selat Malaka, Terjunkan Tim VBSS

“Penerbangan TNI AL bukan sekadar pelengkap, tetapi unsur strategis yang menentukan keunggulan operasi laut. Penerbangan menjadi bagian integral dari Sistem Senjata Armada Terpadu (SSAT) dengan tugas pokok membina dan mengoperasikan kekuatan udara, menjamin kedaulatan serta tegaknya hukum di laut yurisdiksi nasional,” ujarnya, dikutip dari keterangan Dispen Puspenerbal.

Ia menambahkan, keikutsertaan 31 pesawat dalam demo udara HUT ke-80 TNI merupakan momen spesial yang tidak hanya menampilkan atraksi, tetapi juga memperlihatkan profesionalisme prajurit Puspenerbal.

“Saya bangga dan memberikan hormat setinggi-tingginya kepada para kru. Jaga soliditas, kekompakan, dan selalu utamakan faktor keselamatan. Pastikan kesehatan, kesiapan teknis masing-masing pesawat, serta ikuti seluruh prosedur operasi. Ingat, 100 persen keselamatan adalah prioritas utama,” tegas Bayu. (at)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.