HANKAM

Cope West 2026, TNI AU-Angkatan Udara AS Perkuat Kemampuan Angkut Taktis dengan C-130

Ilustrasi C-130J Super Hercules
Ilustrasi C-130J Super Hercules yang dimiliki TNI Angkatan Udara. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Jakarta, IDM – TNI Angkatan Udara dan Angkatan Udara Amerika Serikat (US Air Force/USAF) akan memperkuat kemampuan operasi angkut taktis melalui latihan bersama (Latma) Cope West 2026. Latihan tersebut akan berlangsung di Lanud Sam Ratulangi, Manado, pada 7-11 September 2026.

Sejalan dengan fokus latihan tahun ini, TNI AU dan USAF akan mengerahkan pesawat angkut C-130 Hercules. “Cope West 2026 akan berfokus pada pelatihan operasi udara taktis untuk meningkatkan interoperabilitas dengan aset angkut udara taktis TNI AU serta mendukung upaya modernisasi TNI,” demikian tulis Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) dalam siaran persnya, Selasa (1/9).

Baca Juga: Kodam Tanjungpura Gelar Pengobatan Gratis untuk Semua Guru di Kubu Raya

Untuk mendukung tujuan tersebut, sejumlah materi latihan akan diberikan keapda personel kedua angkatan udara. Materi-materi tersebut mencakup penerjunan muatan Low-Cost Low-Altitude (LCLA), dan sistem penerjunan container berkecepatan tinggi dan rendah (High and Low Velocity Containcer Delivery System). Selain itu, latihan juga mencakup penerjunan personel dengan teknik terjun bebas militer serta penerbangan formasi taktis.

Ilustrasi C-130J Super Hercules
Ilustrasi pesawat angkut C-130J Super Hercules yang dioperasikan oleh TNI Angkatan Udara. (IDM/Septo Kun Wijaya)

Tidak hanya berfokus pada aspek operasi penerbangan, Cope West 2026 juga mencakup pertukaran pengetahuan dan pengalaman di bidang pendukung operasi udara. Para pakar dari TNI AU dan USAF akan berbagi pengetahuan mengenai kesehatan penerbangan, evakuasi medis melalui udara, serta prosedur penanganan keadaan darurat. Kemudian, penguatan koordinasi juga dilakukan melalui latihan simulasi di meja (tabletop exercise).

Baca Juga: Pati Sahli Bekali 1.482 Penyuluh TNI untuk Perkuat Pencegahan dan Penanganan Karhutla

Cope West merupakan latihan bersama TNI AU dan USAF yang digelar secara berkala sebagai bagian dari kerja sama pertahanan dan upaya meningkatkan interoperabilitas kedua angkatan udara. Penyelenggaraan Cope West 2026 menjadi yang ke-13 kalinya di Indonesia sejak latihan tersebut pertama kali digelar pada 1989.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.