Ciptakan Kondusivitas Wilayah, TNI Kerahkan Ribuan Prajurit Jaga Ibu Kota

Jakarta, IDM – TNI AD dari Kodam Jaya/Jayakarta mengerahkan 1.190 prajurit sebagai bentuk kesiapsiagaan dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Ibu Kota.
Dilansir dari keterangan Penkodam Jaya, Jumat (6/3), para prajurit ini dikumpulkan dalam Apel Gelar Pasukan pengamanan Bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H/2026 M yang dipimpin langsung Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi.
Baca Juga: 922 Prajurit Terima Brevet Zeni
Pada kesempatan tersebut, Deddy mengingatkan para prajuritnya untuk penting menjaga profesionalisme, kedisiplinan, serta kewaspadaan dalam setiap pelaksanaan tugas.
Ia menyebut Apel Gelar Pasukan ini dilaksanakan sebagai langkah antisipatif menghadapi dinamika situasi yang berkembang, khususnya dalam menjaga kondusivitas wilayah selama Bulan Suci Ramadhan hingga menjelang Hari Raya Idul Fitri. Melalui kegiatan ini, Kodam Jaya memastikan kesiapan personel maupun satuan dalam melaksanakan tugas pengamanan wilayah secara optimal.
Baca Juga: Pangkoopsau: Latihan Kilat ABCD Tingkatkan Interoperabilitas Antarunsur Pertahanan Udara
"Melalui Apel Gelar Pasukan ini diharapkan seluruh prajurit Kodam Jaya senantiasa siap melaksanakan tugas pengamanan wilayah Ibu Kota secara maksimal, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat selama Bulan Suci Ramadhan hingga perayaan Idul Fitri 1447 H/2026 M," kata Deddy. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































