Check D Rampung, Boeing 737-400 TNI AU Kembali Perkuat Skadron Udara 17

Jakarta, IDM – Pesawat Boeing 737-400 TNI Angkatan Udara bernomor registrasi A-7308 (Kencana 08) resmi kembali ke Skadron Udara 17 setelah menuntaskan pemeliharaan berat Check D di Depohar 10.
Check D merupakan pemeriksaan paling menyeluruh yang dilakukan setiap 8–10 tahun, mencakup seluruh aspek struktur, sistem, dan kelayakan terbang. Proses ini berlangsung hingga enam bulan untuk memastikan kesiapan operasional pesawat.
Penyerahan pesawat dilakukan oleh Komandan Depohar 10 Kolonel Tek Ruhimat kepada perwakilan Komandan Skadron Udara 17, Mayor Pnb Dimas Prawito Wicaksono, di Apron Depohar 10 Lanud Husein Sastranegara, Bandung, Jumat (12/12). Acara turut disaksikan Dankoharmatau Marsda TNI Suryanto.
Pemeliharaan berkala yang dikerjakan teknisi Sathar 14 Depohar 10 meliputi pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur, sistem, dan komponen utama pesawat.
Baca Juga: Gelar Sidang Dewan Kurikulum TNI AD, Dankodiklatad: Adaptif, Berakakter dan Relevan
Setelah rampung, Kencana 08 menjalani uji terbang pada 10–11 Desember 2025, dengan hasil seluruh sistem berfungsi normal dan pesawat dinyatakan laik terbang.
Dengan selesainya rangkaian pemeliharaan, Boeing 737-400 A-7308 kembali memperkuat Skadron Udara 17 Lanud Halim Perdanakusuma, mendukung penerbangan VIP/VVIP serta operasi strategis TNI Angkatan Udara. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































