Cetak Pengemudi Handal, Yonranratfib 1 Marinir Latihan Mengemudi Ranpur

Jakarta, IDM - Untuk meningkatkan keterampilan dan kemampuan dalam mengemudi kendaraan tempur, Batalyon Kendaraan Pendarat Amfibi (Yonranratfib) 1 Marinir melaksanakan latihan mengemudi ranpur BTR 50 P(M) di Kesatrian Marinir Hartono, Cilandak, Jakarta, Senin (1/8).
Kegiatan yang dipimpin oleh Letda Marinir Hermawan tersebut adalah rangkaian dari Latihan Perorangan Kesenjataan (LPK) TW III Tahun 2022 dengan materi mengemudi ranpur aspek darat.
Kemampuan mengemudi adalah syarat mutlak bagi prajurit Yonranratfib 1 Marinir. Melalui latihan ini, diharapkan para pengawak ranpur dapat mempertajam kemampuan mengemudi BTR 50 P(M) sehingga menjadi pengemudi ranpur yang handal guna mendukung tugas pokok Yonranratfib 1 Marinir.

"Bahwa kegiatan tersebut selain menjadi program latihan satuan juga untuk melatih keterampilan prajurit-prajurit muda sebagai generasi penerus Yonranratfib 1 Marinir," ungkap Komandan Batalyon Ranratfib 1 Marinir Letkol Marinir Agus Setiyo Budi, dikutip dari keterangan Dispen Kormar.
Kegiatan tersebut selaras dengan perintah harian Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Yudo Magrono, tentang membangun sumber daya manusia yang unggul dan profesional, serta tangguh menghadapi segala ancaman. (at)
Hankam

Begini Cara TNI AL Susun Strategi Tempur di Latihan Armada Jaya XLIV
Pangkoarmada II memimpin pematangan rencana operasi dalam geladi posko latihan puncak Armada Jaya XLIV di Surabaya, yang melibatkan 600 prajurit TNI AL untuk menguji kesiapan operasional lima komando tugas dan merespons ancaman perang modern.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































