Cegah Kapal Asing, TNI AL Kerahkan Pesawat NC212 ke Perbatasan Utara Indonesia

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) RI melalui akun resmi media sosial X, membeberkan TNI AL melaksanakan agenda patroli maritim di perbatasan utara Indonesia beberapa waktu lalu.
"Menggunakan pesawat NC212 Aviocar, TNI AL melaksanakan patroli maritim di sekitar perbatasan utara Indonesia dengan tiga unsur kapal perang," cuit akun X @Kemhan_RI, dikutip Selasa (12/3).
Pesawat Wing Udara 2 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) itu juga berpatroli bersama KRI Yos Sudarso-353, KRI Sidat-851, dan KRI Escolar-871 untuk mengantisipasi masuknya kapal-kapal ilegal ke wilayah perairan Indonesia.
Baca Juga: KSAD Kepada Pangdam Hingga Babinsa: Segera Telusuri Sungai Besar dan Alirkan ke Lahan Persawahan
Sebelumnya, mengutip keterangan Pen Puspenerbal, pesawat NC212 Aviocar memang diterjunkan untuk misi-misi infiltrasi via udara, seperti misi penerjun pada siang bahkan malam hari.
Salah satu kelebihan dari NC212 Aviocar memang terlihat pada ukurannya yang kompak, sehingga cocok dikerahkan ke pelosok-pelosok Indonesia.
Selanjutnya mengutip dari laman resmi PTDI, pesawat ini memiliki panjang 15,2 meter, lebar bentang sayap 19 meter, dan tinggi 6,3 meter. NC212 Aviocar ditenagai oleh dua mesin mesin Garret TPE-331-10R-512C turboprop.
Baca Juga: Berlayar dari India, KRI Sultan Iskandar Muda-367 Kembali ke Surabaya
Dua mesin turboprop yang berarti menggunakan baling-baling ini membuat NC212 dapat terbang di kecepatan 300 sampai 370 km per jam dan di ketinggian hampir 8.000 meter.
Pesawat ini juga biasanya dipakai untuk misi-misi logistik, oleh karena itu NC212 Aviocar dapat membawa bawaan total seberat 2,8 ton. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































