HANKAM

Cara Jihandak TNI AD Sterilisasi Ancaman Bom di Pesawat Saudi Arabian Airlines

Pesawat Saudi Arabian Airlines SV5688.
Proses sterilisasi terhadap pesawat Saudi Arabian Airlines SV5688 yang melakukan pendaratan darurat di Bandara Kualanamu, Jumat (21/6). (Foto: Dok. Pendam I/BB)

Jakarta, IDM – Momen menegangkan tergambar saat Tim Jihandak Yonzipur 1/Dhira Dharma (DD) dikerahkan untuk melakukan sterilisasi terhadap pesawat Saudi Arabian Airlines SV5688 yang mendarat darurat di Bandara Kualanamu, Jumat (21/6) kemarin.

Sterilisasi terjadi lantaran ada laporan ancaman bom dalam penerbangan.

Baca Juga: JCET Teak Iron 2025 Berakhir, Satbravo 90 Kopasgat-US AFSOC Tingkatkan Kapasitas Tempur

Dilansir dari keterangan Pendam I/BB, Senin (23/6) proses sterilisasi dipimpin Letda Czi Suyono, sesaat setelah pesawat berhenti. Pemeriksaan menyasar seluruh bagian dalam, mulai dari kokpit, kabin kelas bisnis dan ekonomi, galley, ruang awak (crew rest), toilet, hingga kompartemen bagasi di atas dan bawah kursi penumpang.

Pemeriksaan dilakukan secara sistematis dan menyeluruh oleh Tim Jihandak, dengan menggunakan alat deteksi bahan peledak dan mirror scope untuk menjangkau area-area tersembunyi seperti bawah kursi, celah penyimpanan, rak bagasi, dan panel teknis. Sepanjang kegiatan, pengamanan ketat juga dilakukan personel Brimob bersenjata lengkap di sekitar lokasi pesawat.

Sterilisasi ini merupakan bagian dari prosedur tetap Kodam I/Bukit Barisan dalam menghadapi ancaman teror di objek vital nasional. Tindakan cepat Tim Jihandak Yonzipur 1/DD dilakukan atas permintaan aparat pengamanan Bandara Kualanamu dan koordinasi dengan unsur TNI-Polri.

Baca Juga: 5 Peleton di Kompi Produksi Lanud Sulaiman, Apa Saja?

Kapendam I/Bukit Barisan, Kolonel Inf Asrul Kurniawan Harahap, menegaskan bahwa tindakan cepat ini menunjukkan sinergi solid antara TNI, Polri, dan otoritas bandara dalam menghadapi ancaman nyata terhadap keselamatan penerbangan. “Kodam I/BB akan terus berada di garda terdepan menjaga stabilitas wilayah,” ujarnya.

Setelah dinyatakan aman, pesawat diserahkan kembali kepada otoritas bandara untuk proses lanjutan. Pengamanan di sekitar lokasi tetap diperketat sebagai langkah antisipasi. (rr)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.