HANKAM

5 Peleton di Kompi Produksi Lanud Sulaiman, Apa Saja?

Danlanud Sulaiman Kolonel Pnb Meito Datau
Danlanud Sulaiman Kolonel Pnb Meito Datau bersama isteri berada di peleton peternakan. (Foto: Dok. Dispenau)

Jakarta, IDM – TNI AU semakin gencar mendukung pemerintah menjalankan program ketahanan pangan nasional.

Untuk itu, Komandan Lanud Sulaiman Kolonel Pnb Meito Datau meninjau Kompi Produksi Lanud Sulaiman di Margahayu, Bandung, pada Kamis (19/6).

Baca Juga: TNI AU dan RTAF Berhasil Rampungkan Latma Elang Thainesia XX/25

Diketahui Kompi Produksi Lanud Sulaiman terdiri dari lima peleton dengan spesialisasi berbeda; peternakan, kesehatan, pertanian, perikanan, dan konstruksi. Peleton peternakan mengelola budidaya ayam petelur, kambing, dan bebek; peleton pertanian menggarap lahan jagung dan tanaman pangan lainnya.

Sementara peleton perikanan fokus pada budidaya lele dan pengelolaan kolam. peleton kesehatan mendukung aspek sanitasi dan gizi, dan peleton konstruksi bertugas menyiapkan sarana produksi dan perbaikan infrastruktur.

Baca Juga: JCET Teak Iron 2025 Berakhir, Satbravo 90 Kopasgat-US AFSOC Tingkatkan Kapasitas Tempur

“Keberadaan Kompi Produksi ini mencerminkan peran strategis Lanud Sulaiman yang tidak hanya menjalankan tugas pertahanan udara, tetapi juga turut serta dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor ketahanan pangan,” ujar Danlanud.

Ia menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan semangat TNI AU AMPUH (Adaptif, Modern, Profesional, Unggul dan Humanis) yang digelorakan oleh Kasau Marsekal TNI M. Tonny Harjono. (nhn)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.