Brigjen TNI Bangun Nawoko Resmi Jabat Pangdivif 3 Kostrad

Jakarta, IDM – Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI Bangun Nawoko resmi menjabat Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 3 Kostrad. Hal ini ditandai dengan upacara serah terima jabatan (sertijab) yang langsung dipimpin oleh Panglima Kostrad (Pangkostrad) Letnan Jenderal TNI Muhammad Saleh Mustafa di Lapangan Bima Madivif 3 Kostrad, Pakatto, Gowa, Sul-Sel, Rabu (17/4/2024).
Baca Juga: Panglima TNI Minta Prajurit Lebih Waspada dan Tidak Mudah Terprovokasi
Sebelumnya Panglima Divisi Infanteri 3 Kostrad dipimpin oleh Mayor Jenderal TNI Choirul Anam yang menjabat sekitar 14 bulan. Brigjen TNI Bangun Nawoko sendiri sebelumnya menjabat sebagai Waasops KSAD Bidang Renops Sopsad. Sedangkan Mayor Jenderal TNI Choirul Anam diamanahkan sebagai Irkostrad.
Pangkostrad dalam sambutannya menyampaikan, bahwa kegiatan ini menandakan secara reorganisasi, TNI Angkatan Darat melaksanakan perubahan dan penyegaran terhadap pejabat utama di jajaran TNI AD agar tetap berkesinambungan dan berkelanjutan.
Baca Juga: KSAU Pimpin Sertijab Delapan Jabatan Utama TNI AU, Aslog hingga Asintel
“Pergantian jabatan ini tidak mempengaruhi apa yang menjadi kebijakan pimpinan TNI Angkatan Darat maupun dari Bapak Panglima TNI. Satuan Kostrad tetap profesional, responsif, integratif, adaptif dan modern khususnya terhadap kebijakan pimpinan TNI AD,” ujar Pangkostrad. (rr)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































