Biar Mahasiswa 'Melek' Laut, Pushidrosal Sebar 2.000 Peta NKRI ke Kampus-kampus

Jakarta, IDM – Pusat Hidro-Oseanografi Angkatan Laut (Pushidrosal) punya cara unik untuk menanamkan jiwa bahari di kalangan mahasiswa. Mereka membagikan ribuan peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) versi laut ke berbagai perguruan tinggi di tanah air.
Komandan Pushidrosal, Laksamana Madya Budi Purwanto, menyerahkan langsung hibah 2.000 lembar peta tersebut kepada Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Langkah ini bertujuan membuka mata generasi muda tentang jati diri bangsa yang sebenarnya.
Budi menjelaskan alasan mengapa peta laut ini sangat penting bagi mahasiswa. Ia ingin generasi muda menyadari betapa luas dan strategisnya wilayah perairan Indonesia.
Baca Juga: Serka Sulaeman, Babinsa TNI AD yang Punya Segudang Prestasi Terjun Payung
"Wilayah NKRI yang membentang dari Sabang hingga Merauke merupakan entitas geografis yang sangat luas dan strategis. Sekitar dua per tiga wilayahnya adalah lautan, yang menjadikan Indonesia sebagai negara kepulauan terbesar di dunia," jelas Budi di Jakarta, Rabu (25/2).
Jenderal bintang tiga ini mengingatkan, laut Indonesia menyimpan potensi luar biasa. Mulai dari kekayaan alam, jalur perdagangan internasional, hingga ruang pertahanan negara yang vital.
Oleh karena itu, Pushidrosal berharap peta-peta ini tidak hanya berakhir sebagai hiasan dinding. Budi ingin peta tersebut menjadi media edukasi yang memicu semangat riset di kalangan akademisi.
Baca Juga: Mulai Maret, KRI Bima Suci Siap Berlayar hingga New York dan Boston
"Kami berharap peta NKRI versi laut ini menjadi simbol penguatan identitas Indonesia sebagai bangsa maritim. Kami juga ingin mendorong tumbuhnya semangat riset, inovasi, dan pengabdian masyarakat berbasis kemaritiman di kalangan sivitas akademika," tambahnya.
Pihak Kemendiktisaintek telah menerima ribuan peta tersebut untuk mendistribusikannya ke kampus-kampus di seluruh Indonesia. Kolaborasi ini menjadi wujud nyata kepedulian TNI AL dalam membangun karakter bangsa.
Sebelumnya, Pushidrosal telah menyerahkan peta tersebut secara simbolis kepada Direktur Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Kemendiktisaintek, I Ketut Adnyana, dalam rangkaian acara tasyakuran Hari Hidrografi TNI AL. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































