Bertemu Macron, Jokowi Dorong Alih Teknologi PT Len-Thales, Kebut Pembuatan 13 Radar?

Jakarta, IDM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengadakan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Jepang, Minggu (21/5) kemarin. Dalam pertemuan itu, keduanya membahas sedikitnya empat hal, salah satunya soal pertahanan.
Dikutip dari laman resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Senin (22/5), dalam bidang pertahanan dan alat utama sistem senjata (alutsista), Jokowi menyambut baik rencana joint venture PT Len Industri (Persero) dan Thales.
Baca Juga: Gantikan Mayjen Nur Alamsyah, Aspotmar KSAL Kini Dijabat Mayjen Markos
"Mari terus dorong alih teknologi, transfer pengetahuan dan produksi bersama," ujar Jokowi.

Sebelumnya, dilansir dari CNN Indonesia, PT Len dan Thales menandatangani kesepakatan untuk memproduksi 13 unit radar Ground Controlled Interception (GCI) pada 17 Mei 2022 lalu, di Prancis.
Baca Juga: Menhan Prabowo Tawarkan Beasiswa untuk Para Santri Masuk Unhan
Dikutip dari laman PT Len, radar GCI yang dilengkapi command and control ini adalah salah satu alutsista utama yang berfungsi sebagai 'mata' pertahanan.
Jangkauan radar CGI bisa mencapai 450 km. Radar tipe ini berperan memberikan pengawalan pada pesawat pencegat maupun pesawat buru sergap dalam menjalankan misi. (at)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































