HANKAM

Beri Pengarahan kepada Satgas Baret Jingga di Papua, Dankopasgat: Fokus, Konsentrasi dan Waspada

Wahyu Hidayat
Dankopasgat Marsda TNI Wahyu Hidayat saat mengecek kesiapan Satgas Kopasgat yang tergabung dalam operasi penebalan Satgas Kopasgat Satuan Organik BKO Pangdam XVII/Cenderawasih. (Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

Jakarta, IDM - Komandan Komando Pasukan Gerak Cepat (Kopasgat) Marsda TNI Wahyu Hidayat memberi pengarahan kepada ratusan prajurit Kopasgat yang tergabung dalam operasi penebalan Satuan Tugas (Satgas) Kopasgat Satuan Organik BKO Pangdam XVII/Cenderawasih bertempat di Hanggar Borokup Lanud Manuhua, Biak, Kamis (30/3).

Dalam pengarahan tersebut, Wahyu berpesan agar 170 prajurit Baret Jingga yang tergabung dalam Satgas ini dapat menunaikan tugas dengan penuh rasa tanggung jawab dan memegang teguh prinsip Sumpah Prajurit, Sapta Marga, serta 8 Wajib TNI. Pasalnya, tugas ini disebut Dankopasgat sebagai bentuk kehormatan karena pimpinan TNI telah memercayai dan memberikan tugas ini kepada mereka.

Wahyu Hidayat
Dankopasgat Marsda TNI Wahyu Hidayat saat memberikan penagrahan kepada Satgas Kopasgat yang tergabung dalam operasi penebalan Satgas Kopasgat Satuan Organik BKO Pangdam XVII/Cenderawasih. (Foto: Dok. Instagram @kopasgat_tniau)

“Fokus dan konsentrasi pada tugas, senantiasa waspada dan jangan pernah lengah, terutama terhadap rutinitas keseharian di medan tugas nanti. Laksanakan patroli keamanan, rebut hati dan simpati rakyat sekitar dengan menghormati kearifan lokal setempat,” pesan Dankopasgat.

Baca Juga: Kikav 8 Ciptakan Inovasi Scan Barcode Kendaraan Tempur

Melansir keterangan Penerangan Kopasgat, Satgas Kopasgat akan mulai menjalankan tugas mereka untuk menjaga keamanan wilayah Papua pada 1 April 2023. Dalam pelaksanaan tugasnya, mereka akan berada di bawah kendali operasi Pangdam XVII/Cenderawasih. (yas)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.