HANKAM

Beri Pembekalan ke Pasis Seskoad, Kasum TNI Sampaikan Kompleksitas Daerah Konflik dan Arahan Presiden Prabowo

Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon
Kasum TNI Letjen Richard Tampubolon memberikan pembekalan ke para Pasis Dikreg LXVII Seskoad. (Foto: Dok. Puspen TNI)

Jakarta, IDM – Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen Richard Tampubolon memberikan pembekalan kepada Perwira Siswa (Pasis) Pendidikan Reguler (Dikreg) LXVII Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Darat (Seskoad) di Gedung Gatot Subroto Seskoad, Bandung, Jawa Barat, Senin (4/5).

Dalam kuliah umum tersebut, Richard memberikan pembekalan agar para pasis memahami kompleksitas penanganan konflik di wilayah Indonesia.

“Materi yang disampaikan diharapkan mampu memperkaya wawasan serta meningkatkan kesiapan para Pasis dalam menghadapi dinamika tugas yang semakin kompleks,” tulis siaran pers Pusat Penerangan TNI, Rabu (6/5).

Baca Juga: Penusukan Prajurit TNI AD di Kemayoran Akibat Cekcok

Dalam paparannya, Kasum TNI menekankan pentingnya pola pikir yang visioner, kemampuan analisis yang tajam, dan profesionalisme tinggi dalam setiap pelaksanaan tugas.

Hal tersebut menjadi kunci dalam mendukung keberhasilan operasi, khususnya di daerah konflik yang memiliki karakteristik tersendiri.

Dalam kesempatan itu, Richard juga menyampaikan arahan Presiden RI Prabowo Subianto.

Baca Juga: TNI AL Endus Jalur Tikus Penyelundupan Satwa di Maluku, Siapkan Patroli Ketat!

Mengutip slide paparan yang dibagikan Richard, Prabowo meminta para pemimpin agar berani. Richard juga mengutip pernyataan Prabowo bahwa “tidak ada bangsa yang merdeka tanpa tentara yang kuat”.

Prabowo juga menekankan bahwa Jenderal yang brilian harus memikirkan para personelnya.

Melalui pembekalan tersebut, para Pasis Dikreg LXVII Seskoad diharapkan semakin meningkatkan kapasitas kepemimpinan dan wawasan strategis, sehingga siap mengemban tugas secara profesional dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (nma)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.