Beri Arahan kepada Panglima dan Komandan Satuan TNI, Menhan Sjafrie: Posisi Papua Strategis dan Vital

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan pentingnya Papua dalam konteks geopolitik, geostrategi, dan geoekonomi bagi Indonesia. Hal tersebut disampaikan Sjafrie di Lanud Yohanis Kapiyau, Kamis (21/11) kepada para Panglima dan Komandan jajaran TNI di kawasan Papua.
Dalam briefing tersebut, Sjafrie menekankan bahwa Papua memiliki posisi strategis dan sangat vital.
"Papua adalah bagian integral dari kedaulatan NKRI yang memiliki nilai strategis tak ternilai dari berbagai aspek. Oleh karena itu, kita harus memastikan bahwa Papua memiliki sistem pertahanan yang tangguh dan siap menghadapi segala potensi ancaman," ujarnya.
Baca Juga: Profil Kolonel Benrieyadin, Anak Menhan Sjafrie yang Jabat Danbrigif 17
Penguatan sistem pertahanan di Papua, ungkap Sjafrie, tidak hanya tentang menjaga wilayah, tetapi juga memastikan stabilitas dan keamanan yang berdampak pada seluruh kawasan.
Jika keduanya dapat dijaga, upaya pemerintah dalam memajukan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Papua dapat tercapai.
Untuk itu Sjafrie berharap dengan adanya sinergi yang kuat antara komando pusat dan daerah, keamanan dan kedaulatan di Papua dapat terjaga dengan baik.
Baca Juga: Gelar Latihan Terjun Wingsuit, Kopasgat TNI AU Asah Kemampuan Manuver Udara Prajurit
Sjafrie juga mengajak seluruh jajaran TNI untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan profesionalisme dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara, khususnya di wilayah Papua.
Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Menhan ke wilayah timur Indonesia yang bertujuan memperkuat koordinasi dan implementasi kebijakan pertahanan negara di daerah-daerah strategis.
Menhan Sjafrie berharap, dengan adanya sinergi yang kuat antara komando pusat dan daerah, keamanan dan kedaulatan di Papua dapat terpelihara dengan baik. (nhn)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































