Beri Arahan ke 44 Kadet Palestina, Menhan Sjafrie: Kalian tidak Berjuang Sendiri

Jakarta, IDM – Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin menyatakan bahwa Indonesia ikut memperjuangkan kemerdekaan Palestina, yang saat ini sedang diserang Israel.
Pernyataan tersebut disampaikan Menhan Sjafrie saat memberikan arahan ke 44 kadet Universitas Pertahanan RI dari Palestina di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Jumat (26/9).
“Rakyat Palestina tidak berjuang sendiri, tetapi kurang lebih 150 negara di dunia mendukung dan mengakui kemerdekaan Palestina, termasuk Indonesia,” kata Sjafrie.
Baca Juga: Menhan Sjafrie: Indonesia Siap Berperan Jadi Pasukan Perdamaian di Gaza
Dalam kesempatan itu, Kemhan RI juga memutar video pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Selasa (23/9).
“Baru saja para kadet melihat bahwa perjuangan bangsa Indonesia terhadap Palestina sudah sampai mengemuka setara global di Perserikatan Bangsa-Bangsa,” tutur Menhan RI.
Sjafrie menambahkan, Presiden Prabowo atas nama negara dan bangsa Indonesia, terus memperjuangkan pengakuan dan kemerdekaan Palestina dan memperjuangkan two-state solution.
Baca Juga: Resmikan SPPG di Solo, Panglima TNI: Jalankan Program MBG dengan Profesional
Indonesia tetap konsisten pada solusi dua negara sebagai jalan satu-satunya menuju perdamaian.
Menhan Sjafrie juga menyatakan bahwa Indonesia siap menjadi pasukan perdamaian di Jalur Gaza dan sekitarnya.
“Indonesia tidak hanya berjuang secara kemanusiaan terhadap Palestina, tetapi Indonesia juga siap untuk berperan dalam rangka pasukan perdamaian apabila dibutuhkan oleh PBB di kawasan Gaza dan Palestina,” kata Sjafrie.
Baca Juga: TNI akan Perkuat Pengawasan Terhadap Prajurit yang Pegang Senjata
Sjafrie berharap, ada kadet Unhan RI dari Palestina yang bisa menjadi pemimpin bagi negara Palestina pada masa mendatang.
“Saya selaku Menhan akan terus melanjutkan upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mendukung pemerintah Palestina, termasuk meningkatkan kemampuan dari anak-anak Palestina untuk belajar di Indonesia, agar kalian semua bisa menjadi pemimpin-pemimpin baru bangsa Palestina di masa yang akan datang,” kata Sjafrie.
Dalam kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie didampingi Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Rektor Unhan RI Letjen (Purn) Anton Nugroho, dan Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun. (nma)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































