Bergabung PBB, 120 Personel Satgas MTF UNIFIL XXVIII-O Ikuti Latihan Pratugas

Jakarta, IDM - Komandan Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI Laksamana Muda Retiono Kunto resmi membuka latihan pratugas Satgas Maritime Task Force (MTF) TNI Konga XXVIII-O UNIFIL 2023 di dermaga Madura Koarmada II, Surabaya, Senin (6/11).
Dikutip dari keterangan Dispen Koarmada II, latihan pratugas tersebut diikuti sebanyak 120 personel Satgas MTF TNI Konga XXVIII-O UNIFIL 2023 untuk memperoleh pengetahuan tentang misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Retiono menyampaikan, latihan pratugas ini juga bertujuan memahami kondisi terakhir di daerah misi, sehingga diharapkan mampu bertindak sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan Rules Of Engagement (ROE) yang ditentukan Dewan Keamanan PBB pada misi UNIFIL.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu terselenggarannya latihan pratugas ini," ujar Retiono.
"Selamat kepada semua yang telah lulus seleksi sebagai anggota Satgas MTF TNI XXVIII-O UNIFIL Lebanon, sehingga berhak untuk mengikuti latihan pratugas yang diselenggarakan saat ini," imbuhnya.
Pada upacara pembukaan latihan pratugas tersebut, turut hadir Kaskoarmada II Laksamana Pertama Isswarto yang mewakili Pangkoarmada II Laksamana Muda Yayan Sofiyan. (at)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































