Bentuk Mental, Kostrad Bawa Pencak Silat Masuk Papua

Jakarta, IDM - Prajurit Kostrad dari Personel Pos Napua Satgas Yonif Raider 321 Kostrad memberikan latihan seni bela diri pencak silat kepada generasi muda di Distrik Napua, Kabupaten Jayawijaya, Papua.
Dalam keterangan resminya Dansatgas Yonif Raider 321 Kostrad Letkol Inf Ricky J. Wuwung mengatakan hal ini dilakukan untuk
membentuk mental kepribadian generasi muda Indonesia sehingga bermanfaat bagi diri sendiri maupun orang lain.

“Kegiatan yang dilakukan oleh Pos Napua merupakan hal yang positif, hal-hal positif seperti ini akan terus kita lakukan untuk mendukung tugas pokok satgas. Seni bela diri ini nantinya akan menjadi bekal untuk mereka agar dapat melindungi diri dari bahaya dan tindak kriminal. Dengan berlatih bela diri sejak dini akan membentuk mental dan kepribadian Pemuda Pemudi Indonesia supaya berjiwa kesatria dan peduli dengan sesama,” kata Dansatgas.
Baca: Di Papua, Kemhan RI Sosialisasi Rekrutmen Komcad Matra Darat Tahun 2023
Mianus, salah satu pemuda Distrik Napua mengatakan sangat menyukai latihan ini. Ia pun mengucapkan terimakasih kepada Personel Pos Napua yang sudah mengajarkan ilmu beladiri silat.
“Terima kasih abang-abang TNI Pos Napua yang sudah membimbing dan melatih kami hingga sejauh ini, kami sangat bangga telah di ajarkan teknik silat ini,” kata pemuda 17 tahun ini. (rr)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.







































































